Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Tepi Barat – Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu akan berkunjung ke Rusia pada Rabu (23/08) pekan depan untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Tema utama bahasan mengenai perang di Suriah.

Kedua negara saling menghendaki untuk menghindari konfrontasi antara angkatan udara, karena Rusia melakukan serangan udara untuk mendukung rezim Presiden Suriah Bashar Assad.

Israel sendiri memiliki kepentingan di Suriah untuk mengamankan wilayahnya. Salah satunya mencegah pengiriman senjata ke milisi Hizbullah Lebanon, yang berperang mendukung pasukan Assad dengan melakukan serangan udara.

Menurut mantan komandan angkatan udara Amir Eshal, tentara Israel telah melakukan hampir 100 serangan dalam lima tahun terakhir.

Pada bulan Maret, Kementerian Luar Negeri Rusia memanggil duta besar Israel atas serangan udara di dekat dengan pasukan Moskow di dekat kota Suriah yang bersejarah di Palmyra.

Pada saat itu, menteri intelijen Israel Yisrael Katz mengatakan kepada AFP bahwa secara umum, Moskow tidak diberitahu mengenai serangan Israel di Suriah sebelumnya. Meskipun sebuah pusat koordinasi didirikan tahun lalu untuk menghindari bentrokan yang tidak disengaja antara kedua negara. Kiblat

0 komentar: