Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Taez – Pasukan pemerintah Yaman tengah berusaha merebut kembali istana kepresidenan di Taez, dari pemberontak Syaih Hutsi. Sebanyak 27 orang tewas dalam bentrokan yang melibatkan kedua kubu, Sabtu (03/06).

Petugas rumah sakit Daerah Thamar, Taez mengatakan sebanyak 19 orang dari kelompok pemberontak tewas dalam waktu 24 jam terakhir. Sementara di kubu militer Yaman sebanyak delapan tentara tewas.

Militer Yaman mengklaim semakin dekat dengan Istana kepresidenan di Taez. Sejak pemberontakan pada September 2014, istana itu dikuasai pemberntak Syiah Hutsi yang didukung oleh Iran.

Menyusul pemberontakan yang dilakukan kelompok Hutsi, pemerintah Yaman telah memindahkan istana kepresidenan. Mereka kemudian meminta bantuan koalisi negara-negara teluk yang dipimpin Arab Saudi untuk menghadapi pemberontak.

Koalisi teluk pada Sabtu (03/06) telah menyebut bahwa istana kepresidenan di Taez telah diambil alih dari pemberontak. Namun, sumber militer Yaman di lapangan mengatakan pihaknya baru mendekati istana, belum menguasai. (kiblat)

0 komentar: