Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Daraa – Seorang komandan senior pasukan Garda Revolusi Iran tewas dalam pertempuran di kawasan Manshiyeh, provinsi Daraa. Kerugian pasukan Iran itu terungkap setelah halaman pro Iran menyampaikan kabar kematiannya.

Sejumlah media dan halaman pro Iran, Rabu (15/02), berduka cita atas tewasnya komandan Musthafa Zal Najad. Seperti biasa, tidak disebutkan kapan dan lokasi tewasnya komandan itu. Mereka hanya sebatas mengatakan, “ia tewas saat menjalankan tugas jihad”.

Sementara itu, sumber pejuang mengonfirmasi bahwa Musthafa Zal Najad tewas dalam pertempuran di front Manshiyeh pada Selasa (14/02). Raihan ini diperoleh setelah rezim dan milisi sekutunya mengirim bantuan pasukan untuk menghadang serangan pejuang.

Sejumlah halaman media Iran mengunggah foto Najad bersama penglima militer Iran untuk operasi luar negeri, Qasim Sulaimani. Dia terlihat sangat dekat dengan Saulaimani, yang menunjukkan bukan prajurit biasa.

Kawasan Manshiyeh yang terletak di barat kota Daraa merupakan wilayah strategis. Sejumlah pengamat menyebut, daerah itu menjadi pintu masuk wilayah Daraa lainnya.

Pejuang menggulirkan pertempuran merebut daerah dataran tinggi itu pada Senin lalu. Operasi ini melibatkan gabungan faksi oposisi, namun yang mendominasi faksi jihadis.

Di hari kedua, pejuang dilaporkan berhasil merebut Masjid Jami Al-Manshiyeh yang berada di pusat kota dan bangunan-bangunan yang berada di sekitarnya. Anggota dewan Syariah Hai’ah Tahrir Al-Syam, Syaikh Abdurrazaq Al-Mahdi, mengabarkan pejuang segera mengumandangkan azan di masjid tersebut.

Sampai saat ini, pertempuran masih berlangsung sengit. Sementara jet-jet tempur Rusia dan Suriah masih terus membombardir posisi pejuang dan wilayah sipil di Daraa. (kiblat)

0 comments: