Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sedikitnya 12.958 bom barel dijatuhkan pesawat udara rezim Syiah Bashar al-Assad di berbagai wilayah yang dikuasai mujahidin Suriah sepanjang tahun 2016 kemarin, seperti dilansir Sky News Arab dari laporan terbaru yang dikeluarkan Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Sebagian besar bom barel dijatuhkan di berbagai kota pinggiran provinsi Damaskus yang dikuasai kelompok mujahidin, kemudian Aleppo, lalu Hama, Dera’a, dan Homs.

November 2016 menjadi bulan berdarah dengan banyaknya korban sipil tewas akibat 2 ribu bom barel rezim Syiah Assad yang dijatuhkan di berbagai wilayah, dengan korban tewas mencapai angka 635 warga sipil, termasuk 166 anak-anak dan 86 wanita.

Smoke ascends after a Syrian military helicopter allegedly dropped a barrel bomb over the city of Daraya, southwest of the capital Damascus, on February 5, 2014. Syria's said it remains committed to destroying its chemical weapons despite "difficulties" caused by its conflict, as it missed another deadline under an international deal which averted US military action. AFP PHOTO / FADI DIRANI (Photo credit should read FADI DIRANI/AFP/Getty Images)

Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia mencatat selama tahun 2016 sekitar 100 pusat vital fasilitas umum rusak akibat bom barel yang dijatuhkan, termasuk 23 pusat keagamaan, 12 pusat-pusat pendidikan, 28 pusat kesehatan, dan 3 bangunan pemerintah.

Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia menuding rezim Syiah Assad telah melakukan kejahatan perang di Suriah karena tidak membedakan antara jihadis dan pejuang revolusi dengan warga sipil, serta merekomendasikan Dewan Keamanan PBB untuk segera memberlakukan embargo senjata terhadap pemerintah Damaskus.

Bom barel adalah sebuah bom berbentuk drum, di mana di dalamnya berisi bahan peledak dan proyektil logam untuk meningkatkan kekuatan hancur destruktif yang biasa dijatuhkan melalui pesawat dan heli tempur milik rezim Syiah Suriah.

Setiap bom barel diperkirakan mempunyai berat sekitar setengah ton dan diperkirakan dapat menghancurkan wilayah seluas 250 meter persegi. (Skynewsarabia/Ram)

0 komentar: