Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sedikitnya 18 orang tewas dalam serangkaian serangan udara di Aleppo timur yang terkepung pada Selasa (22/11). Tak hanya itu, sejumlah sipil mengalami sesak napas saat serangkaian bom, yang diyakini beberapa di antaranya mengandung gas beracun itu, dijatuhkan.

Koresponden Al-Jazeera melaporkan, sejumlah birmil dan bom daya ledak tinggi yang dijatuhkan dari udara memporak-porandakan dua pemukiman As-Sukry dan Masakin Al-Baladiyah di Aleppo Timur. Sejumlah warga tewas akibat serangan itu.

Petugas Pertahanan Sipil dilaporkan berhasil melakukan upaya penyelamatan dramatis terhadap seorang balita di lingkungan Al-Muyassar. Setelah berjuang selama lima jam, balita tersebut berhasil diselamatkan dari bawah reruntuhan bangunan dalam kondisi selamat.

Sementara itu, sejumlah sumber medis melaporkan satu orang tewas dan puluhan lainnya sesak nafas setelah helikopter militer menjatuhkan delapan birmil yang mengandung gas beracun. Birmil-birmil itu dijatuhkan di lingkungan Al-Muyassar, Al-Qathriji, Dhar Iwad, As-Sukry dan Thariq Al-Bab.

Sebaliknya, pejuang oposisi mengkonfirmasi kembali merebut semua titik yang sebelumnya diambil alih militer Suriah di Aleppo timur dan selatan. Militer Suriah didukung milisi sekutu dan serangan udara dua hari lalu berhasil memukul mundur mujahidin dari sejumlah titik.

Di saat yang sama, mujahidin juga menghadang serangan balik militer Assad dan berhasil membunuh puluhan dari musuh dan menghancurkan sejumlah kendaraan militer. (kiblat)

0 comments: