Breaking News
Loading...

Foto by: bbc
Syiahindonesia.com - Pemerintah Iran seakan menutup mata terkait prostitusi dan perdagangan seks yang terjadi di Republik Syiah Iran.

Beberapa tahun lalu, 32 rumah bordil ditemukan berhamburan di hampir seluruh lokasi di Teheran. Motiv sebagian besar para PSK yang pergi ke rumah bordir itu adalah karena faktor ekonomi, hal ini sebagaimana dilaporkan oleh Moj News Agency. Dilaporkan juga bahwa banyak suami yang menjual istrinya dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka.

Dalam laporan tersebut terungkap bahwa lebih dari 100 gadis muda di Teheran mematok tarif antara 2 sampai 20 dollar per klien. Parahnya, 35% dari para PSK di Iran itu adalah perempuan menikah yang telah memiliki anak, lansir worldtribune (24/6/16). (nisyi/syiahindonesia.com)

0 comments: