Breaking News
Loading...

Foto by: antiliberalnews
Syaihindonesia.com - Muhammad Hasan Huseini Asisten Brigade Fatimiyyun mengungkapkan perekrutan elemen Syiah dari Amerika Serikat, Kanada dan negara-negara Euro Mediterania.

Total milisi Syiah Afghanistan yang bertempur di Suriah telah mencapai 14.000 orang. Brigade Fatimiyyun adalah kelompok militan Syiah dari Afghanistan berada di bawah pengawasan Garda Revolusi Iran.

Menurut sumber-sumber informasi dari Iran yang dihimpun koran Arab 21, Iran menggunakan Pendeta Syiah Iran dan Afghanistan untuk menghasut Syiah Afghanistan. Yang dihasut terutama dari wilayah Hazara untuk menjadi sukarelawan dan pergi ke Suriah. Warga Syiah yang terhasut akan bergabung dengan brigade Fatimiyyun di bawah slogan “memerangi Wahhabisme dan membela kuil Sayyidah Zainab di Suriah.

Sumber Al-Arabiya dikutip Kiblat melaporkan, Huseini yang dikenal sebagai Abu Hakim itu mengungkapkan partisipasi Syiah Afghanistan dalam perang Suriah dalam sebuah wawancara dengan mingguan Rumuz Abur, yang dekat dengan para pendukung Muhibbi Khamenei, putra Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Brigade Fatimiyyun, berdasarkan penuturannya, merekrut elemen dari Amerika Serikat, Kanada dan negara-negara Eropa. Unsur-unsur ini diberi julukan “Anshar” karena mereka berasal dari beberapa negara untuk bergabung dengan Brigade Afghanistan di Suriah.

Unsur-unsur Anshar adalah para pemegang paspor Amerika dan Kanada pada tahap pertama perekrutan sebelum bergabung dengan brigade Fatimiyyun. Para militan yang berasal dari Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa masuk ke Iran. Setelah diterima di Teheran, mereka dikirim ke Lebanon, dan dari sana digabungkan dengan Brigade Fatimiyyun di Suriah. (antiliberalnews)

0 comments: