Breaking News
Loading...

Warga Iran
Syiahindonesia.com - Sejumlah perempuan di Iran memilih memotong rambut dan berpakaian seperti lelaki untuk menghindari polisi moral. Mereka berbagi foto di depan umum dengan rambut tak tertutup lewat akun media sosial.

Dilansir dari The Independent, Ahad (22/5), jilbab telah menjadi isu yang semakin kontroversial di Iran. Para perempuan itu menganggap jilbab tidak sejalan dengan tuntutan kesetaraan gender. Aktivis bahkan mendesak wisatawan Barat untuk menolak mengenakan jilbab selama kunjungan ke sana.

Dalam sebuah foto di Instagram, seorang perempuan berswafoto seraya mengemudikan mobilnya dengan rambut pendek tanpa jilbab. Pada kesempatan lain, seorang gadis muncul dengan rambut pendek dan mengenakan kemeja atau jelana jins. 

"Saya seorang gadis Iran. Untuk menghindari polisi moral, saya memutuskan untuk memotong rambut saya pendek dan memakai pakaian laki-laki sehingga ia saya bisa leluasa berjalan-jalan di jalan-jalan Iran," tulis gadis itu sebagaimana dilansir republika (22/5/16). (nisyi/syiahindonesia.com)

*********************************************************************

Salurkan donasi antum untuk menjaga Aqidah Umat dalam berbagai Program Syiahindonesia.com.

Ke No. Rek. an. MASHUDI

Bank Mandiri:

9000009170961

Cantumkan kode unik pada nominal transfer dengan angka 234. Contoh donasi Rp. 1.000.000,-, maka jumlah yang ditransfer adalah Rp.1.000.234,-. Barokallahu fikum wa jazakumullah khairal jaza'

0 komentar: