Breaking News
Loading...

Illustrasi; Rouhani
Syiahindonesia.com - Otoritas Palestina mengatakan tak bisa menerima bantuan keuangan langsung dari Republik Syiah Iran untuk keluarga warga sipil Muslim Palestina, yang gugur dalam gelombang Intifadah dengan teroris “Israel” selama lima bulan terakhir.

Juru bicara kepresidenan Palestina, Nabil Abu Rudeina, mengatakan sebagaimana dilansir CNN Indonesia dari beberapa media lokal Palestina pada Ahad (28/2), bahwa tindakan melangkahi otoritas dalam menyalurkan dana semacam itu merupakan campur tangan ilegal terhadap urusan dalam negeri Palestina.

Duta Besar Iran untuk Libanon, Mohammad Fathali, sebelumnya pada Rabu mengklaim bahwa Teheran akan menawarkan US$7.000 kepada keluarga setiap warga Palestina yang gugur dalam Intifadah.

Republik Syiah Iran juga berjanji akan memberi US$30 ribu kepada keluarga Palestina yang rumahnya dihancurkan oleh teroris “Israel” karena salah satu anggota keluarga dituduh melakukan “serangan anti-Israel”, menurut Fathali. (antiliberalnews)

0 comments: