Breaking News
Loading...

Namr Baqir Amin Al-Namr
Syiahindonesia.com - Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyatakan telah mengeksekusi 47 orang yang didakwa kasus terorisme pada Sabtu pagi (02/01) di 12 lokasi berbeda. Empat diantaranya merupakan orang Syiah, termasuk petinggi agama Syiah asal Saudi, Namr Baqir Amin Al-Namr.

Tokoh Syiah berusia 56 tahun itu adalah pendukung protes anti-pemerintah yang meletus secara massal di Provinsi timur Arab Saudi pada 2011. Selain itu, juga terdapat Faris Al-Shuwail yang ditangkap pada Agustus 2004 silam, yang oleh media Saudi digambarkan sebagai ulama Al-Qaidah Saudi. Dia sempat dikabarkan berbaiat kepada Daulah Islam Iraq dan Suriah di selama masa tahanan di penjaranya.

Dari 47 orang yang dieksekusi, 45 diantaranya merupakan warga Saudi. Dua lainnya berasal dari Mesir dan Chad. Pemerintah Saudi mengatakan bahwa sebagian besar dari mereka adalah orang-orang yang terlibat dalam serangkaian serangan yang dilakukan Al-Qaidah pada tahun 2003-2006.

Hukuman mati yang diterapkan Kerajaan Saudi umumnya karena tiga pasal berikut ini :

  1. Memiliki “Manhaj Takfiri” berisikan doktrin Khawarij yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah serta Ijma’ Salafus Sholih
  2. Menyerang markas keamanan dan militer (termasuk Namr, yang dinyatakan terbukti menembak dan melakukan serangan bom molotov kepada polisi dalam demonstrasi anti-pemerintah di Qatif dari 2011 sampai 2013)
  3. Merusak ekonomi nasional, mencoreng nama baik kerajaan dan merusak hubungan bilateral dengan negara-negara terpercaya (berbagai serangan ke kompleks-kompleks Barat, gedung pemerintah dan misi-misi diplomatik yang menewaskan ratusan orang dari 2003 sampai 2006.)
(kiblat.net)

0 comments: