Breaking News
Loading...


Harian Syarq Ausath laporkan pengakuan Petugas Haji Iran bahwa, 300 jamaah haji iran menyalahi
aturan pengaturan gelombang melempar. (Foto: GS)
Syiahindonesia.com - Sebuah harian Iran, Syarq Ausath melaporkan Petugas Haji Iran mengatakan secara resmi bahwa, 300 jamaah hajinya menyalahi peraturan jalur arus peziarah di lokasi maktab Jalan 204.


Petugas  haji iran mengatakan kepada harian syarq ausath bahwa 300 jamaah haji iran menyalahi aturan pengaturan gelombang melempar. Hal ini menyebabkan dorong mendorong di jalan 204, yg berakibat 717 wafat , (131 dari jamaah iran).

“300 jamaah haji Iran menyalahi aturan pengaturan gelombang melempar. Hal ini menyebabkan dorong mendorong di jalan 204, yang berakibat 717 wafat , (131 dari jamaah iran),” demikian gensyiah mengutip SA, Sabtu (26/9/2015).

Hal tersebut juga dikonfirmasi media online aawsat pada Sabtu (26/9) bahwa, akhirnya Petugas Haji Iran mengaku kalau mereka bertanggungjawab atas tragedi dorong-mendorong hingga lebih dari 700 wafat Kamis lalu.

Video Haji 2012 yang digunakan pihak Syiah untuk menuding Wakil Putera Mahkota Saudi (Foto: Piyungan Online) 

Dengan demikian, pemberitaan menyesatkan dari pihak Iran dan Syiah sedunia pada media sosial yang mempublikasikan bahwa tragedi Mina 2015 disebabkan iring-iringan Wakil Putera Mahkota Raja Saudi telah resmi kesalahannya. Bahkan video tersebut di atas merupakan video pada tahun 2012 (1433 H) yang dimanfaatkan untuk menyalahkan Pemerintah Arab Saudi. Allahu yahfidz.(arrahmah.com/syiahindonesia.com)

0 comments: