Breaking News
Loading...

Illustrasi
Syiahindonesia.com - Sekitar 339 orang telah terbunuh sejak awal serangan pemberontak Syiah Houthi terhadap Provinsi Taiz, Jaringan Monitor Yaman melaporkan pada Senin (22/6/2015), sebagaimana dilansir MEMO.

Jaringan yang terdiri dari tujuh organisasi hak asasi manusia dan 15 peneliti itu mengatakan bahwa 64 anak-anak dan 38 wanita termasuk di antara mereka yang terbunuh sejak 24 April lalu oleh kelompok Syiah Houtsi dan sekutu mereka yang berpihak pada mantan Presiden Ali Abdullah Saleh. Sebanyak 1.278 orang dilaporkan terluka.

Sementara itu, jaringan tersebut juga mengatakan bahwa 54 orang terbunuh oleh serangan udara yang dipimpin Saudi, termasuk 11 anak-anak dan delapan perempuan. Dua puluh dua lainnya luka-luka.

Angka-angka ini dilaporkan mencakup semua pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan di Taiz antara 24 April dan 22 Juni.

Selain korban jiwa, jaringan tersebut mengatakan 675 rumah, delapan rumah sakit, 14 hotel, 48 sekolah dan fasilitas pendidikan lainnya, 554 toko, 20 masjid dan tiga situs bersejarah juga hancur.

Sekitar 600 warga Yaman, termasuk aktifis, juga telah diculik oleh Syiah Houtsi dan kelompok yang bersekutu dengan mantan presiden. (banan/arrahmah.com/syiahindonesia.com)

0 comments: