Breaking News
Loading...

Illustrasi
Ribuan pemuda Syiah yang tergabung dalam milisi Pertahanan Nasional Suriah menolak untuk terlibat dalam peperangan melawan oposisi di Hama, utara dan barat.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh Pusat Informasi Hama hari Ahad, 14 Juni 2015, pemimpin Pertahanan Nasional wilayah Hama gagal membujuk para pemuda untuk terlibat dalam lingkaran pertempan dengan pemberontak di Hama utara dan barat. Pertempuran telah berlangsung di beberapa daerah selama dua hari, namun mereka enggan bertempur membela rezim.

Sumber yang sama menyebutkan para pemuda yang berafiliasi dengan milisi militer pendukung tentara Assad telah menolak arahan Abu Jakfar, salah satu pemimpin Pertahanan Nasional untuk terlibat dalam pertempuran yang sedang berlangsung di Hama Barat. Pemimpin milisi Pertahanan Nasional di kota Saqilibiyah, Nabil Al-Abdullah, juga menghadapi penolakan yang sama.

Alasan penolakan ribuan unsur masyarakat Syiah Alawiyah itu adalah takut mati. Ketakutan itu timbul setelah mereka mengetahui kemajuan pesat yang diperoleh oposisi di Idlib dan sekitarnya. Terutama kemenangan oposisi di Jisr Syughur.

Setelah kemenangan tersebut, oposisi mengumumkan pertempuran baru untuk membebaskan wilayah lembah Al-Ghabb, yang masuk wilayah pedesaan Hama Barat. Oposisi memulai pertempuran tersebut guna membuka jalan antara pedesaan Idlib dan Hama. (kiblat.net/syiahindonesia.com)

0 comments: