Breaking News
Loading...

Saudi siagakan pasukannya di sepanjang perbatasan Yaman.
Syiahindonesia.com - Departemen Pertahanan Arab Saudi menyatakan bahwa pihaknya berhasil menewaskan lebih dari 500 orang pemberontak Syiah Hautsi di perbatasan. Jumlah tersebut diraih sejak kerajaan Saudi melancarkan serangan udara yang dimulai pada akhir Maret lalu.

Laporan terkait korban yang ada di pihak pemberontak Hautsi tersebut dirilis untuk pertama kalinya pada Sabtu (11/04), sebagaimana dilansir kantor berita pemerintah Saudi, SPA.

Ratusan milisi Hautsi Yaman tersebut tewas dalam bentrokan dan serangan udara koalisi negara Teluk, yang dimulai pada 26 Maret.

Di pihak Saudi, jumlah pasukan yang menjadi korban serangan pemberontak Yaman juga bertambah. Tiga orang tentara tewas dan dua lainnya terluka saat tembakan mortir menghantam pos pemantauan di provinsi perbatasan Najran, pada Jumat (10/04).

Pekan lalu tiga orang pasukan penjaga perbatasan Saudi juga tewas akibat serangan kelompok pemberontak Hautsi.

Pemberontak Syiah yang didukung oleh Iran tersebut menguasai sejumlah wilayah di utara Yaman, yang berbatasan langsung dengan negara tanah suci itu.

Sementara, keberadaan pasukan Iran yang membantu pemberontakan kelompok Hautsi sudah tak terbantahkan. Tertangkapnya dua perwira militer anggota Garda Revolusi Iran di Aden pada Jumat (10/04) semakin menegaskan adanya dukungan Teheran dalam pemberontak kelompok Syiah tersebut. (kiblat.net)

0 comments: