Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Uni Emirat Arab memasukkan kelompok pemberontak Syiah Houtsi ke dalam kelompok teroris. Namun, kelompok yang telah menduduki ibukota Yaman sejak bulan September itu membantah keputusan tersebut.

“Keputusan ini tergesa-gesa dan jauh dari kenyataan,” kata tokoh pemberontak Houtsi, Mohamed Al-Bekheeti.

“Negara itu juga menyatakan niat jahatnya terhadap orang-orang Yaman,” kata Al-Bekheeti. “Keputusan ini bertentangan dengan kepentingan masyarakat Semenanjung Arab, yang seharusnya saling bekerja sama,” imbuhnya.

Uni Emirat Arab pada Sabtu (15/11) menyatakan kelompok Syiah Houtsi ke dalam daftar teroris. Negara itu merilis daftar kelompok teroris yang berjumlah 83 nama.

Hautsi telah mengendalikan ibukota Yaman, Sanaa, sejak akhir September. Setelah itu mereka juga terus memperluas kekuasaannya ke wilayah lain di Yaman.

Gerakan Syiah Houtsi menghadapi perlawanan suku-suku Sunni yang bergabung dengan pejuang Al-Qaidah Yaman. Sejumlah bentrokan meletus di beberapa wilayah yang melibatkan kedua kubu. (kiblat.net/syiahindonesia.com)

0 comments: