
Pemerintah Irak akan memberlakukan jam malam di Baghdad dan di 10 provinsi lainnya, selama tiga hari perayaan hari Ashura, hari besar Muslim Syiah.
Dalam pengumuman yang disampaikan lewat televisi nasional Irak oleh kementerian dalam negeri disebutkan, jam malam mulai diberlakukan malam ini, Kamis (17/1). Sejak mulai diberlakukannya jam malam, semua kendaraan dilarang lalu-lalang di jalan di sembilan provinsi, termasuk di Baghdad dan provinsi Diyala yang penduduknya didominasi Muslim Syiah.













