Home Akhbar Syiah Syiah - Iraq

Syiah - Iraq

Menjelang Hari Ashura, Irak Berlakukan Jam Malam Selama Tiga Hari

Menjelang Hari Ashura, Irak Berlakukan Jam Malam Selama Tiga Hari

Pemerintah Irak akan memberlakukan jam malam di Baghdad dan di 10 provinsi lainnya, selama tiga hari perayaan hari Ashura, hari besar Muslim Syiah.

Dalam pengumuman yang disampaikan lewat televisi nasional Irak oleh kementerian dalam negeri disebutkan, jam malam mulai diberlakukan malam ini, Kamis (17/1). Sejak mulai diberlakukannya jam malam, semua kendaraan dilarang lalu-lalang di jalan di sembilan provinsi, termasuk di Baghdad dan provinsi Diyala yang penduduknya didominasi Muslim Syiah.

Terakhir Diperbaharui ( Senin, 23 Agustus 2010 16:27 )

Ribuan Warga Syi'ah Wuquf di Karbala

Ribuan Warga Syi'ah Wuquf di Karbala

Sumber-sumber berita resmi Irak menyatakan bahwa ribuan warga Syi'ah dari Iran dan negara-negara Teluk melaksanakan wuquf di Karbala, sebagai pengganti wuquf di Arafah, Selasa (23/11).

Najah Al-Balaghi, Kepala Administrasi Bandara Nejef, menyampaikan, "Ribuan pengikut Syi'ah datang dari negara-negara Teluk dan Iran untuk berpartisipasi dalam kunjungan Arafah di makam Imam Husain di Karbala, Selatan Baghdad." Ia menambahkan, " Dalam minggu ini jumlah mereka mencapai 6.235 dari Teluk dan sekitar 7.000 orang dari Iran."

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 25 Agustus 2010 14:03 )

Al-Qaeda Targetkan Serang Perayaan Asyura

Al-Qaeda Targetkan Serang Perayaan Asyura

Karbala - Perayaan hari Asyura di sejumlah kota di Irak kemarin ternyata menjadi target serangan jaringan Al Qaeda. Dua anggota jaringan ini, dibekuk militer Irak di sebelah utara pusat kota suci Karbala.

"Mereka punya rencana menyerang pengunjung dan bahkan telag memasukkan beberapa IEDs (alat peledak ) di jalan utama," Jenderal Usman Al-Ghanemi, komandan operasi militer dalam jumpa pers, Minggu.

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 26 Agustus 2010 06:14 )

Irak Tutup Kunjungan Ke Makam Saddam Hussein

Irak Tutup Kunjungan Ke Makam Saddam Hussein

Para pendukung mantan pemimpin Irak, Saddam Hussein, secara rutin mengunjungi makamnya di tempat kelahirannya di dekat Tikrit.

Baghdad – Pemerintah Irak resmi menerapkan larangan terhadap kunjungan terorganisir ke makam mendiang Saddam Hussein, mantan pemimpin besar negara 1001 malam tersebut yang dijatuhi eksekusi mati pada tahun 2006 lalu lewat metode penggantungan.

Pemerintah mengeluarkan perintah tersebut pada hari Senin setelah sejumlah sekolah membuat rencana kunjungan bagi para muridnya ke desa tempat kelahiran Saddam Hussein di Al-Awja yang terletak diluar batas sebelah utara kota Tikrit, demikian bunyi sebuah pernyataan dari pihak pemerintah.

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 26 Agustus 2010 06:16 )

Halaman 2 dari 3
Developed by JoomVision.com

Polling Bulan Ini

Bagaimana pendapat antum tentang tampilan yang baru ini?
 
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini390
mod_vvisit_counterKemarin494
mod_vvisit_counterMinggu Ini1910
mod_vvisit_counterminggu lalu3241
mod_vvisit_counterBulan Ini3628
mod_vvisit_counterBulan lalu14146
mod_vvisit_counterJumlah40070

We have: 7 guests, 3 bots online
Hari Ini: Sep 08, 2010
Jumlah Kunjungan : 93563