Slide

Syiah Indonesia

Syubhat Dan Bantahan

Data & Fakta

Hakikat Syiah

Kajian Utama

Dokumen Rahasia

Tanya Jawab

Manfaatkan Moment Maulud Nabi, Tokoh Syiah Blusukan ke Banjarnegara (Foto)

Syiahindonesia.com - Awal tahun ini, umat Islam dikejutkan dengan "Blusukan" Tokoh syiah nasional di kota Banjarnegara, Jawa Tengah.

Tokoh yang terjun langsung adalah ketua umum ABI (Ahlul Bait Indonesia) Hasan Dalil Alaydrus dan juga seniman "SUSYI", Haddad Alwi.

Mereka memanfaatkan moment maulid yang oleh sebagian umat Islam merayakannya. Nahasnya, banyak masyarakat Ahlus Sunnah tidak kenal siapa mereka. Padahal, sejatinya mereka adalah da'i-da'i syiah yang sedang turun gunung, menjemput bola, mencari simpati untuk merangkul Ahlus Sunnah dengan metode "dakwah taqorrub", dakwah pendekatan.

Kaum muslimin perlu mawas diri dari makar yang selalu mereka perbuat. Sikap lembut mereka terhadap Ahlus Sunnah adalah cara yang biasa mereka gunakan dalam berdakwah. Namun disisi lain, segala upaya yang mereka kerahkan adalah tertuju pada misi untuk men-syiahkan kaum Muslimin di seantero Indonesia. (nisyi/syiahindonesia.com)

Berikut dokumentasi berupa foto-foto berlangsungnya acara Maulud Nabi di salah satu daerah Banjarnegara:







Pemerintah Sudan Telah Menerapkan Hukuman Bagi Para Pencela Sahabat Nabi saw

Syaihindonesia.com - Berita terkini dari Sudan:

Dengan izin Allah, Pemerintah Sudan telah menetapkan undang-undang perdata bagi siapa saja yang mencela sahabat Nabi Muhammad saw, berikut rinciannya:

1. Pasal ke 125
Siapa saja yang mencela salah seorang dari sahabat Nabi Muhammad saw maupun salah seorang dari isteri-isteri beliau, maka akan dikenakan sanksi 5 tahun penjara, dan pabila ia bersikeras maka akan di jerat dengan hukuman mati.

2. Pasal ke 126
a. Dianggap telah melakukan perbuatan kekafiran (murtad) bagi siapa saja yang mencela al-Quran al Karim.
b. Dianggap telah melakukan perbuatan kekafiran (murtad) bagi siapa saja yang mengkafirkan mayoritas sahabat Nabi Muhammad saw.
c. Dianggap telah melakukan perbuatan kekafiran (murtad) bagi siapa saja yang mencela Aisyah radhiyallahu 'anha.
Dan ketiga point di atas hukumannya adalah mati.
Walhamdulillahi rabbil 'alamin. (FP: @Arabic.CIMS, nisyi, syiahindonesia.com)

Hadirilah Tabligh Akbar "Umat Islam Bersatu Menolak Syiah" di Bogor

Tabligh Akbar "Umat Islam Bersatu Menolak Syiah" di Bogor

Keputusan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prop. Jawa Timur No. Kep-01/SKF/MUI/JTM/2012 Fatwa MUI Tahun 1984 tentang Aliran Sesat Syi'ah

Narasumber:
1. Habib Achmad Bin Zein Alkaf (Anggota komisi ukhuwah Islamyah MUI Jatim, Ketua Front Anti Aliran Sesat (FAAS) Jatim A'wan Syuriah P.W.N.U Jatim
2. Ustadz Ibrohim Bafadhol Lc, Mpdi (Pakar dan Pengamat Aliran Sesat di Bogor, Pemateri tetap di Radio Fajri -Bogor)

Tanggal : Ahad, 12 Robi'ul Awal 1436 H (1 Februari 2015)
Waktu   : Pukul 08:30 WIB - Dzuhur
Tempat  : Masjid Jami' Assa'adah. Jl. Alternatif Sentul 88, Perum Mutiara Sentul, Cibinong, Kab. Bogor.

Cp: Ust. Miftah (081316134671)


Mantan Pengurus IJABI: "Syiah 100% Bertolak Belakang dengan Islam!"

Syiahindonesia.com - Ustadz Roisul Hukama, Mantan Pengurus Ikatan Jama’ah Ahlul Bayt Indonesia (IJABI) ini membeberkan kesesatan ajaran Syiah. Menurutnya, ajaran Syiah sudah bertolak belakang seratus persen dengan ajaran Islam.

“Bukan lagi separuh persen, tapi seratus persen. Jadi setelah tahu begitu saya out. Karena kita tidak mau semakin jauh. Nanti kita tidak mau jadi robot yang diremot. Ya kalau untung akhiratnya, sudah didunia diremote orang, akhiratnya pun kacau balau.” Tandasnya setelah Rapat antara MUI dengan Ulama Se Jawa Timur di kantor MUI Pusat, Selasa 24/01.

Adik kandung Tajul Muluk ini mulai aktif dalam struktur IJABI pada tahun 2007. Namun dalam perkembangannya, banyak kedustaan dan penyimpangan yang dilakukan Organisasi Syiah terbesar di Indonesia itu.

“Katanya (IJABI) mengusung pluralisme, nonpolitik. Katanya non mazhab, seluruh ahlul bait bisa masuk ke dalamnya. Tapi nyatanya, di dalam semua mau diajak ke wilayatul faqih. Wilayatul Faqih itu artinya revolusi imamah. Ketika saya tahu begitu dan penyimpangan-penyimpangan ushul lainyna, ini sudah masuk ahlul bid’ah fi akidah. Akhirnya saya keluar,” sambungnya.

Selanjutnya, ia juga membantah pemberitaan media sekuler dan opini yang dihembuskan bahwa konflik di Sampang terjadi karena persoalan keluarga. “Tidak ada itu. Malu mas, naïf bicara begitu, sampai-sampai dunia internasional turun tangan. Masak gara-gara keluarga. Istimewa sekali,” kilahnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Syura IJABI Jalaluddin Rakhmat mengatakan, konflik yang terjadi antara Sunni-Syiah di Sampang, Madura, bukan karena perbedaan pendapat, melainkan karena perbedaan pendapatan yang dipicu oleh konflik internal keluarga antara Ustadz Raisul Hukama dan kakaknya, Tajul Muluk. (Pz/syiahindonesia.com)

Mantan Pengikut Syiah Beberkan Rencana Makar Syiah di Indonesia (Bag. 2)

Mantan Syiah: "Jangan Percaya Dengan Orang Syiah!"

Menurut kaum Muslimin taqiyyah adalah sebuah istilah yang pemahamannya hanya terarah kepada satu arti yaitu “Dusta”. Namun mengapa dalam ajaran Syiah, berbohong justru dilestarikan?

“Karena dalam Syiah berbohong adalah wajib. Semakin banyak taqiyyah semakin tinggi derajatnya,” tegas Ustadz Roisul Hukuma, mantan pengikut Syiah kepada para wartawan kemarin, (24/01) di Kantor MUI Pusat.

Ia mengaku selama ini Syiah memang besar dengan kebohongan. “Karena jika tidak menipu, Syiah tidak akan berhasil,” lanjutnya.

Beliau juga membeberkan kedustaan-kedustaan Syiah lainnya. Salah satu kasus menarik ialah ketika Syiah mau mengundang Muhammad Tijani As Samawi pengarang kitab al-Syi’ah Hum Ahlus Sunnah (Syiah adalah Ahlus Sunnah).

Ia mengatakan kitab tersebut tidak lain sebagai kitab propaganda. “Sejak kapan Syiah menjadi Ahlus Sunah?” Tanyanya.

Namun tatkala mendengar At Tijani mau ke Indonesia, banyak ormas Islam tidak setuju. “(Kata para ormas saat itu) coba aja kalau berani, saya bom. Akhirnya kunjungan At Tijani dibatalkan. Dan yang datang akhirnya Ayatullahnya dan Mahkamah Agung dari Iran.”

Menurutnya kantong terbesar Syiah di Indonesia ada di tiga provinsi, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat. “Itu kantong-kantong utama, sedangkan basis Syiah di Jawa Tengah berada di Solo,” paparnya.

Akan tetapi secara global, Syiah sudah menyebar di seluruh pelosok nusantara, “Pokoknya dari Sabang sampai Merauke ada,” imbuhnya.

Segala kedustaan-kedustaan inilah yang akhirnya membuat beliau keluar dari Syiah. Meski dicalonkan untuk menjadi wakit ketua DPW IJABI Jawa Timur, ia menolaknya. Mantan Penasehat IJABI Sampang ini mengaku khawatir dengan azab Allah. “Sudah didunia diremote orang, akhiratnya pun kacau balau,” tutupnya.(Pz/syiahindonesia.com)