Slide

Syiah Indonesia

Events

Data & Fakta

Hakikat Syiah

Kajian Utama

Dokumen Rahasia

Syubhat dan Bantahan

Biadab, Ulama Sunni ini Disiksa Karena Mendirikan Shalat

Syiahindonesia.com - Baghdad. Milisi bersenjata asal Iran menyiksa seorang Ulama Sunni bernama Syaikh Faruq Ad-Dauri hanya karena ia mendirikan shalat, seperti yang dilansir oleh situs Islammemo, Senin (30/3/2015).

Foto yang menampakkan bentuk siksaan milisi Syiah tersebut disebar di medsos oleh Syaikh ternama asal Saudi, ‘Awad Al-Qarni. Ia sendiri mendapatkan foto tersebut dari aktivis Iraq yang sedang berjuang menghadapi kekejaman milisi Syiah di sana.

Dari foto tersebut diketahui, Syaikh Ad-Dauri disiksa dengan cara kedua tangan dan kakinya diikat, lalu sebuah kayu panjang diletakkan di antara dua kakinya. Penyiksaan ini sendiri dikabarkan telah menyebabkan tulang belakang Syaikh Sunni tersebut lumpuh.

Hingga detik ini diberitakan bahwa para milisi Syiah Irak yang didukung oleh Iran kerap melakukan tindakan kekerasan, namun informasi tentang kejahatan mereka kerap ditutupi oleh media.  (msy/imo/dakwatuna/syiahindonesia.com)

Jet-jet Tempur Arab Saudi dkk Terus Bombardir Pemberontak Syiah Houthi

Syiahindonesia.com - Pesawat-pesawat tempur koalisi Arab kembali melancarkan serangan-serangan udara terhadap Syiah Houthi di dekat Sanaa, ibukota Yaman dan wilayah-wilayah Yaman lainnya. Serangan ini telah memasuki malam kelima.

Pada Senin (30/3) mulai pukul 21.00 hingga fajar waktu setempat, jet-jet tempur Arab Saudi dkk membombardir wilayah Sanaa. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, lansir detiknews Senin (30/3/2015).

Tempat-tempat yang dikuasai Syiah Houthi dan para tentara Garda Republik yang memberontak, yang menguasai istana kepresidenan, menjadi target serangan-serangan udara tersebut. Menurut saksi mata, sebuah kamp Garda Republik di sebelah selatan Sanaa juga dibombardir.

Sementara di wilayah sekitar Marib, 140 kilometer sebelah timur Sanaa, fasilitas-fasilitas radar dan peralatan rudal darat-ke-udara juga menjadi target serangan udara koalisi Arab.

Di wilayah Yaman barat, pertahanan antipesawat juga menjadi target serangan di kota Hodeida. Begitu pula dengan sejumlah posisi militer di daerah lainnya yang dikuasai pemberontak Houthi.

Dalam melancarkan pemberontakan, para milisi Houthi didukung oleh unit-unit tentara yang setia pada mantan Presiden Ali Abdullah Saleh, yang mundur pada tahun 2012 setelah aksi-aksi protes berdarah selama setahun. (nisyi/syiahindonesia.com)

102 Pengurus Aliansi Nasional Anti Syiah Sukabumi akan Dikukuhkan

Beberapa da'i yang tergabung dalam ANNAS
Syiahindonesia.com -  Masih dalam bulan Maret ini, setelah gelaran Deklarasi dan Pengukuhan Pengurus Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Balikpapan (8/3/2015) dan Tasikmalaya (22/3/2015), menyusul gelaran yang sama akan digelar di Sukabumi Jawa Barat.

Deklarasi dan Pengukuhan 102 Anggota Pengurus ANNAS Wilayah Jawa Barat Daerah Kabupaten Sukabumi, akan dilaksanakan pada:

Hari / Tanggal    : Selasa, 31 Maret 2015.

Waktu               : Pukul 08.00-12.00 WIB.

Tempat       : Masjid Raudhatul Irfan Cibolang, Jalur Lingkar Selatan Sukabumi Jabar.

Sebelum acara pengukuhan pengurus, beberapa orator akan menyampaikan orasinya, dari Sukabumi di antaranya:

1. K.H. Abdullah Muhtar (Pontren Anidhom);

2. K.H. Mudrikah Hanafi (Suriah NU / Pontren Siqoyaturohman);

3. K.H. Fatulah Mansyur (Pontren Ibadurohman);

4. K.H. Azis Masthuro (Pontren Almasturiyah);

5. K.H. Zezen Zabazul A. (Ketua Umum MUI Kab. Sukabumi / Pontren Azzainiyah),

dan dari Bandung di antaranya; Rizal Fadillah, SH (Dewan Pakar ANNAS Pusat) & K.H. Athian Ali M. Da’i, Lc. MA (Ketua ANNAS Pusat).

Usai pengukuhan pengurus akan dilaksanakan penandatanganan Berita Acara yang ditandatangani oleh Ketua ANNAS Pusat dan Pengurus ANNAS Wilayah Jawa Barat Daerah Kabupaten Sukabumi yang diwakili Ketua Dewan Syuro, Ketua Dewan Pakar & Ketua ANNAS Sukabumi.

Panitia mengundang kaum Muslimin untuk menghadirinya. (syahid/voa-islam.com/syiahindonesia.com)

Syiah Yaman Diserang, Alwi Shihab Sindir Saudi

Kenapa seorang Alwi Shihab terusik dan sentil Saudi yang memimpin Koalisi Negara Teluk untuk menumpas pemberontak Syiah Houthi?

Mantan Menteri Luar Negeri era Presiden Abdurrahman Wahid, Alwi Shihab turut memberikan komentar terkait keikutsertaan Arab Saudi dalam mencampuri urusan perang saudara yang terjadi di negara Yaman.

Sebagaimana diketahui, Arab Saudi menjadi 'panglima' dalam koalisi yang melibatkan aliansi negara-negara Arab yang membantu pemerintahan Yaman dari pemberontak Syiah Huthi yang saat ini mengambilalih pemerintahan.

Dengan tindakan Arab Saudi yang ikut menyerang Yaman ini, Alwi berkesimpulan tak ada teman dan musuh yang abadi di dalam dunia politik. Sebab selama ini, nyatanya Arab Saudi adalah negara yang intens bekerja sama dengan Yaman. Justru dalam perpolitikan, apalagi perpolitikan internasional, yang ada kata Alwi adalah kepentingan yang abadi.

"Bertahun kerja Saudi membantu Yaman, hari ini Yaman di serang Saudi. Benar ungkapan 'tiada teman dan musuh abadi dalam politik, yang ada kepentingan abadi," kata Alwi melalui kicauan di akun twitter pribadinya @ShihabAlwi, Sabtu (28/3).

Yaman saat ini sedang terjebak dalam situasi perebutan kekuasaan antara pihak pemerintahan yang baru saja digulingkan Abd-Rabbu Mansour Hadi dengan pihak pemerintah yang menguasai secara de facto oleh gerilyawan Syiah Houthi.

Operasi militer Arab Saudi ini datang tak lama setelah Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi meminta bantuan militer pada organisasi Liga Arab. Ini sebagai upaya untuk menghancurkan pemberontak Syiah Houthi dan mengembalikan Yaman pada pemerintahan yang sah. Dalam pernyataan bersama mereka yang ikut dalam operasi militer ini yakni Saudi Arabia, UAE, Bahrain, Qatar, dan Kuwait. (pkspiyungan.org)

Syaikh Sudais Dukung Operasi Militer Terhadap Syiah Yaman

Kepala Imam Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sheikh Abdul Rahman Al Sudais mendukung keputusan yang diambil kerajaan Arab Saudi dan negara-negara Muslim lainnya untuk menyerang pemberontak Syiah Houthi di Yaman. "Yaman telah dirusak oleh milisi Houthi yang didukung negara asing untuk merusak keamanan dunia Muslim", kata Al Sudais seperti dilansir Arab News, Sabtu (28/03/15).

Al-Sudais memuji para pemimpin kerajaan yang telah mengambil tindakan tepat untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi umat Islam dan menyambut baik dukungan Muslimin dan negara-negara Arab untuk membersihkan Yaman dari pemberontak .

Dikatakan, langkah ini juga menunjukkan komitmen kerajaan, untuk mengamankan perbatasannya dan menjamin keselamatan warganya. "Keamanan Arab Saudi sangatlah penting bagi umat Islam, karena Saudi adalah tempat Muslimin melaksanakan umrah dan haji", katanya.

Ditambahkan, keputusan yang diambil Saudi untuk memerangi Syiah Houthi ini sudah sesuai dengan syariah yang menyerukan perlindungan harta dan hak-hak umat Islam. Menurutnya, operasi militer ini diperlukan karena pemberontak Houthi telah menindas rakyat Yaman dan menolak upaya rekonsiliasi. Seperti diketahui, dalam operasi militer "Badai Dashyat" ini, Arab Saudi telah mengerahkan 100 jet tempur dan 150.000 serdadu untuk menggempur pemberontak Houthi dan memulihkan kembali pemerintahan yang sah di Yaman. (aceh.tribunnews.com)