Slide

Syiah Indonesia

Syubhat Dan Bantahan

Data & Fakta

Hakikat Syiah

Kajian Utama

Dokumen Rahasia

Tanya Jawab

Kedengkian Syiah Terhadap Abu Bakar, Umar Dan Utsma Ra

Syiahindonesia.com - Syiah berkata: aqidah syiah adlaam bara’ (sikap antipati) adalah; bahwa kami berlepas diri dari empat berhala: Abu Bakar, Umar, Utsman dan Muawiyah. Dan empat wanita: Aisyah, Hafshah, Hunduyn dan Ummu al-Hakim ra. Serta para pengikut dan pendukungnyam karena mereka adalah makhluk yang paling buruk di muka bumi. Dan iman seseorang kepada Allah dan Rasul-Nya serta para umam tidak akan sempurna hingga dia berlepas diri dari musuh-musuh mereka.
Lihat: kitab Haqqu al-Yaqin, oleh al-Majlisi hal, 519.

Syiah berkata: Abu Bakar dan Umar ra kafir, orang yang mencintai mereka juga kafir.
Lihat: kitab Bihar al-Anwar, oleh al-Majlisi (69/137, 138)

Syiah berakta: Abu Bakar, Umar terlaknat, keduanya meninggal dalam keadaan kafir dan Musyrik kepada Allah yang Maha Agung.
Lihat: kitab Bashair ad-Darajat, oleh as-Shaffar, (8/245)

Syiah berkata: sesungguhnya Nabi saw tidak mengajak Abu Bakar untuk berhijrah bersamanya dan bersembunyi du Gua Hira, melainkan karena beliau takut jika Abu Bakar menunjukan keberadaannya kepada kaum kafir Quraisy.
Lihat: Kitab Tafsir al-Burhan, oleh Hasyim al-Bahrani (2/127)

Syiah berkata: Abu Bakar shalat di belakang Rasulullah saw sementara dia masih mengalungkan patung di lehernya dan sujud kepadanya.
Lihat: kitab al-Anwar an-Nu’maniyah, oleh Nikmatullah al-Jazairi (1/53)

Syiah berkata: Umar menderita penyakit yang tidak dapat disembuhkan kecuali dengan air mani lelaki dan neneknya adalah anak zina. Na’udzu billahi min dzalik.
Lihat: kitab al-Anwar an-nu’maniyah, oleh Nikmatullah al-jazairi, (1/63), dan kitab as-Shirath al-Musaqim, oleh Zainuddin an-Nabathi al-Bayadhi (3/28)

Syiah berkata: wajib untuk mengagungkan Hari Nairuz, dan berpesta pada hari terbunuhnya Umar bin al-Khattab tersebut, bahkan mereka menamai pembunuhannya “Baba Syuja’udin (sang pemberani)” dan menganjurkan untuk menziarahi kuburnya sebagai balasan atas perbutanannya terhadap Umar ra.
Lihat: kitab Aqdu ad-Durar fi Bathni Umar, oleh Yasin as-Shawwaf hal. 120.

Syiah berkata:
membaca doa laknat atas dua berhala quraisy yakni Abu Bakar dan Umar ra adalah bagian dari ibadah yang agung dan ketaatan yang utama. Mereka pula yang menyebut Abu Bakar dan Umar sebagai Thagut yang sesat.
Lihat: kitab ihqaqu al-haq, oleh al-Mar’asyi (1/337)

Syiah berkata: bahwa al-Mahdi (versi mereka) akan menghidupkan Abu Bakar dan Umar ra, lalu mensalib dan membakar keduanya, setelah itu menghidupkan Ummul Mukminin Aisyah ra dan menjatuhkan hukuman kepadanya.
Lihat: lotan ar-Raj’ah, oleh Ahmad al-Ahsa’i hal. 116 dan 161

Syiah berkata:
Utsman adalah seorang pezina, banci, dan suka musik.
Lihat: kitab as-Shirath al-Mustaqim, oleh Zainuddin al-Bayadhi (3/30)

Syiah Mengkafirkan Para Sahabat Kecualil Tiga Orang

Syiah berkata: para sahabat Nabi yang mulia telah kafir dan murtad terutama Abu Bakar, Umar, Utsman, Klalid bin Walid, Mu’awiyah bin Abu Sufyan, al-Mughirah bin Syu’bah ra, kecuali tiga orang saja.
Lihat: kitab Raudhat min al-Kafi, oleh al-Kulaini (8/245)

AIDS/HIV Syiah Iran Meningkat Tajam

Syiahindonesia.com - Setelah kemaren diberitakan bahwa Iran adalah negara dengan penduduk yang paling banyak terjangkit virus AIDS, kini muncul pemberitaan lagi bahwa HIV AIDS Syiah Iran meningkat tajam.

Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Kementerian Kesehatan Iran untuk menandai hari AIDS dunia Menteri Kesehatan Iran menyatakan keprihatinannya mengenai jumlah pasien HIV-AIDS (Syiah Iran) yang sedang “booming” di Iran.

Dalam konferensi tersebut, tulis Tanyasyiah.com (9/4) Sayyed Hassan Hashemi (Menteri Kesehatan Iran) menyatakan bahwa menurut perhitungan dia, sepertinya dari tahun 2005 ke tahun 2006 mengenai jumlah pasien AIDS yang merupakan pecandu narkoba yang saling berbagi jarum suntikan diperkirakan telah menurun, tapi sayangnya jumlahnya telah meningkat pada kelompok pasien lainnya. Ia menyalahkan para pasien dalam menolak untuk memberitahukan penyakit mereka.

Para ahli mengatakan bahwa meskipun peringatan pemerintah mengenai jumlah penderita HIV AIDS di Iran masih jauh di bawah rata-rata secara global. Iran juga merupakan salah satu dari sedikitnya negara di dunia yang memberikan kebebasan dari biaya perawatan medis kepada pasien HIV-AIDS yang merupakan susunan pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Setiap tahunnya pada hari AIDS dunia, pasien Iran yang positif HIV mengadakan pemungutan amal secara simbolis di sela-sela acara. Sembari menampilkan beberapa keterampilan mereka, mereka mencoba untuk mengubah citra negatif yang masih ada terhadap mereka di masyarakat. Beberapa pasien percaya bahwa masyarakat masih mengetahui sedikit tentang mereka.

Mengenai jumlah pasti dari penderita AIDS di Iran saat ini tidak diketahui tetapi angka WHO menunjukkan peningkatan 50 persen yang mengejutkan dalam jumlah penderita AIDS di dunia antara tahun 2005 dan 2012. (Nisyi/Syiahindonesia.com)

Al Mahdi Versi Syiah Dan Aqidah Raj’ah

Syiahindonesia.com - Syiah berkata: Jibril, Mikail, Kursi Allah, al-Lauhu al-Mahfuzh dan pena penulis takdir tunduk dan patuh kepada Mahdi Syiah, kenapa? Karena Mahdi mereka adalah sosok yang kejam.
Lihat: kitab Aqaid al-Imamiyah, oleh Muhammad Ridha Muzhaffar hal 102

Syiah berkata: fisih Mahdi versi Syiah seperti fisik orang Israel.
Lihat: kitab al-Imam al-Mahdi min al-Wiladatai ila az-Zhuhuri, oleh Muhammad al-Quzwaini hal 53.

Syiah berkata: Mahdi Syiah akan datang dengan perkara baru, kitab baru, dan keputusan baru. Bersikap tegas kepada orang Arab, tidak ada jalan untuk mereka kecuali hanya perang, tanpa ada ampun sedikitpun. Dan tanpa peduli dengan celaan siapa pun.
Lihat: kitab al-Ghaibah, oleh Muhammad an-Nu’mani hal 154.

Syiah berkata: jika al-Mahdi keluar, maka dia akan berperang melawan orang Arab dan Quraisy.
Lihat: kitab al-Ghaibah, oleh Muhammad an-Nu’mani hal 154.

Syiah berkata: tidak ada lagi urusan antara kami (al-Mahdi) dan Arab kecuali hanya eksekusi mati (pembunuhan), sembari menunjuk ke lehernya.
Lihat: kitab al-Ghaibah, oleh Muhammad an-Nu’mani hal 155.

Syiah berkata: bahwa Mahdi Syiah akan merobohkan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, kemudian dia berhukum dengan hukum Dawud, dan berbicara kepada Allah dengan nama Dawud yang berasal dari Ibrani. Bahkan dia akan membunuh dua pertiga penduduk bumi.
Lihat: kitab Bihar al-Anwar, oleh al-majlisi (52/338), kitab Ushul al-Kafi (1/397), kitab al-Ghaibah oleh an-Nu’mani hal. 326, dan kitab ar-Raj’ah oleh Ahmad al-Ahsa’i hal. 51.

Syiah berkata:
tidak boleh berjihad kecuali setelah munculnya Imam Mahdi versi syiah dari tempat persembunyiannya.
Lihat: kitab Wasa’il asy-Syiah, oleh al-Hurr al-Amili (11/37) (Nisyi/Syiahindonesia.com)

Waspadalah, Gorontalo Jadi Target Penyebaran Ajaran Sesat Syiah

Syiahindonesia.com - Tampaknya Syiah terus berupaya untuk menyebarkan doktrin sesatnya kepada kaum muslimin. Kini, gorontalo salah satu provinsi yang terletak di sulawesi utara itu menjadi target selanjutnya.

Hal ini terindikasi dari berdirinya Dewan Pengurus Wilayah DPW Ahlulbait Indonesia (ABI) yang resmi dibentuk pada Senin (1/9) malam.

Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ABI Gorontalo yang berlangsung di sebuah hotel di pusat Kota Gorontalo ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ormas Islam Ahlulbait Indonesia (ABI) KH Hasan Daliel Alaydrus didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP ABI Ustad Ahmad Hidayat, sebagaimana dilansir dari situs resmi Ahlulbait Indonesia (3/9/2014).

Acara pelantikan dan pengambilan ikrar pengurus ini turut dihadiri Ketua DPW ABI Sulawesi Utara Raflin, Ketua DPD ABI Kota Manado, sejumlah aktivis kampus dan masyarakat di Kota Gorontalo. 

Untuk komposisi pengurus, Ketua DPW ABI Sulut periode 2014-2018 ini diketuai As’ari dan sekretaris Usman.

Seperti biasanya, dalam dakwah yang mereka lakoni, kaum Syiah mengusung dakwah taqorrub atau dakwah pendekatan dengan jalan ukhuwah islamiyah. Hal ini sebagaimana himbauan dari Sekjend ABI lebih memprioritaskan upaya mengikat ukhuwah dan sebaliknya menghindari masalah-masalah sepele yang berpotensi merusak persatuan umat.

Agaknya Syiah betul-betul serius untuk menggarap Ummat Islam di wilayah Gorontalo ini. Pasalnya, Ketua DPW ABI Sulawesi Utara Raflin yang dihubungi kontributor ABI Press, Rabu (3/9/) mengharapkan kehadiran organisasi ABI semakin  memperkuat dan lebih mendorong gerakan dakwah syiah di Provinsi Gorontalo secara terarah.

Lebih dari itu, DPP ABI juga meninjau langsung sebidang tanah wakaf seluas kurang lebih 20 hektar yang berada di Sulawesi Utara.

 “Sekjend DPP ABI sudah meninjau langsung lokasi ini. Hasil survei yang dilengkapi segala dokumentasi selanjutnya akan dibahas DPP untuk ditindaklanjuti bagaimana memanfaatkan lahan tersebut,” tambah Raflin yang turut mendampingi kunjungan tersebut.

Mestinya kaum Muslimin mawas diri dan selalu waspada terhadap gerak Syiah yang semakin terarah ini. Dakwah untuk memahamkan Ummat Islam diseluruh penjuru Indonesia juga diperlukan agar mata Ummat Islam terbuka dan mengerti bahwa Syiah adalah ajaran sesat yang diusung guna menghancurkan Islam dari dalam. Semoga Allah menolong kaum muslimin dari makar musuh-musuh-Nya, amin. (Nisyi/Syiahindonesia.com)

Loyalitas Syiah Kepada Kaum Kafir Dan Pengkhianatannya

Syiahindonesia.com - Syiah berkata: dan diatantara kebengisan penduduka Kufah adalah mereka mencela al-Hasan bin Ali, dan membunuh al-Husain setelah mengundangnya.
Lihat: kitab Tarikh Kufah hal. 113

Syiah berkata: sesungguhnya al-Husain berkata: “Ya Alla, hukumlah kaum yang berbuat jahat kepada kami, mereka mengundang kami untuk menawarkan pertolongan, namun mereka malah membunuh kami.”
Lihat: kitab Muntaha al-Aamaal (1/535)

Syiah berkata: al-husain berkata: sesungguhnya Syiah Kufah telah membuat kami takut, ini adalah surat yang mereka tulis, namun justru mereka sendiri yang membunuh kami.
Lihat: kitab Maqtal al-Husain, oleh Abdu ar-Razzaq al-Muqrim hal. 175.

Syiah berkata: Ali bin Al-Husain ra melilhat penduduk Kufah menangis dan meratapi al-Husain, maka dia berkata: “kalian menangis karena kami, lalu siapa yang telah membunuh kami?”
Lihat : kitab Nafsu al-Mahmum, oleh Abbas al-Qummi hal. 357

Syiah berkata: kemudian penduduk Irak berbaiat kepada al-Husain dan dua puluh ribu orang di antaranya berkhianat kepadanya, mereka membangkang terhadap al-Husain dan berbaiat lalu membunuhnya.
Lihat: kitab ‘A’yan asy-Syiah, oleh Muhsin al-Amin (1/32)

Syiah berkata: wajib menolong musuh melawan negara-negara islam dan tidak boleh melawan para pasukan agressor (pemberontak).
Lihat: fatwa Marja’ besar syiah as-Sistani, di 4/3/2003, bahwa tidak boleh memerangi pasukan militer Amerika yangmenjajah Irak, lalu diperkuat oleh Muhammad al-Mahri bahwa fatwa yangkeluar dari para marja’ (ulama rujukan) syiah di Irak dan yang mewajibkan untuk melawan kekuatan asing yang  menjajah Irak adalah fatwa yang tidak bisa dijadikan hujjah (dalil) dan hanya sebagai bentuk taqiyyah, takut dari bahaya, serta menjaga keamanan, karena waktu itu kondisinya dalam tekanan, terjepit dan terpaksa.
Kemudian diperkuat juga oleh fatwa marja’ mereka Shadiq asy-Syirazi yang berdomisili di Qom, bahwa boleh menolong Amerika untuk mengkudeta kedaulatan Irak. (Lihat: koran harian umum Kuwait “Al-Wathan”, Jum’at, 27/9/2002 M)

Syiah berkata: sesungguhnya Muslim yang memerangi orang-orang kafir di medan tempur, mereka hanya menjadi para pembunuh di dunia dan akhirat, yang dinilai sebagai syuhada hanya orang-orang syiah imamiyah saja, mesko meninggal di atas ranjang.
Lihat: kitab Tahdzib al-Ahkam, oleh at-Thausi (6/98) (Nisyi/Syiahindonesia.com)