Slide

Syiah Indonesia

Events

Data & Fakta

Hakikat Syiah

Kajian Utama

Dokumen Rahasia

Syubhat dan Bantahan

Hadirilah Bedah Buku "Ulama Syi'ah Menghujat Syi'ah" di Jogjakarta

Ilustrasi - Hadirilah bedah buku "Ulama Syi'ah Menghujat Syi'ah" di Jogjakarta
Syaihindonesia.com - Ulama Sunni menghantam Syiah sudah biasa dan Alhamdulillah. Ulama Syiah menikam Syiah Rafidhah, baru luar biasa. Tampilnya ulama Syi’ah membongkar kesesatan paham Syi’ah dan perilaku bejat pengikutnya membuktikan satu hal: Syiah dan pengikutnya telah keluar dari Islam.

Sang penulis Mullah Ahmad Kasravi menegaskan dalam tulisannya, “Sekiranya paham Syi’ah merupakan jalan petunjuk dan bimbingan bagi umat manusia, maka kehadiran para tokoh tersebut patut disyukuri dan berhak mendapatkan pujian. Namun paham Syi’ah adalah jalan kesesatan dan membelokkan umat manusia dari kebenaran. Karena itu tidak ada yang patut diberikan kepada mereka selain cercaan dan hinaan.”

Ingin tau lebih jauh isi buku “Ulama’ Syi’ah Menghujat Syi’ah (USMS)” Ikuti dan hadirilah bedah bukunya insyaAllah pada :

Waktu: Sabtu, 30 Mei 2015
Jam: 13.00 WIB sd selesai
Tempat: Di Masjid Raya Ar Rasul
Jl. Karanglo 94 Kotagede Jogjakarta

Pembicara :

1. Ust. Irfan S Awwas
– Ketua LT Majelis Mujahidin
– Penyelaras bahasa buku USMS

2. Dr. Mu’inudinillah Basri MA.
– Ketua Dewan Syari’ah Kota Surakarta
– Direktur Ponpes. Tahfidzul Qur’an Ibnu Abbas Klaten
Bawa INFAQ terbaik untuk saudara muslim ROHINGYA!…

Penyelenggara :
LPW Majelis Mujahidin DIY

Contact Person: 0812 2795 5500, 0878 3930 6386

(arrahmah.com/syaihinonesia.com)

Serangan udara Syiah Nushairiyah Bunuh 15 Warga Sipil di Aleppo, Daraa, dan Hama

Serangan udara menghantam pemukiman al-Sukkari di Aleppo
Syiahindonesia.com - Serangan udara pengecut oleh rezim Nushairiyah pimpinan Assad pada Ahad (24/5/2015) di wilayah yang dikuasai oleh Mujahidin di Aleppo, Daraa dan Hama telah menewaskan sedikitnya 15 orang, ujar aktivis Suriah.

Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) mengatakan sedikitnya enam korban adalah anak-anak dan perempuan yang tewas dalam serangan bom barel di pemukiman al-Sukkari di Aleppo, lansir Zaman Alwasl.

Delapan korban lain termasuk tiga wanita, tewas dalam serangan rudal di kawasan Tariq al-Sadd di selatan Daraa.

Helikopter rezim juga menjatuhkan dua bom barel di rumah sakit Kafr Zeita di pedesaan Hama, dua petugas medis tewas, lanjut laporan SNHR.

Selama berbulan-bulan, rezim brutal pimpinan Assad telah melancarkan kampanye udara tanpa henti di wilayah yang dikuasai oleh pejuang Suriah. (haninmazaya/arrahmah.com/syiahindonesia.com)

Menteri Agama Siap Ikuti Fatwa MUI terkait Kesesatan Syiah

Habib Zein berikan buku bahaya Syiah kepada Menag, Rabu 925/2/2015)
Syaihindonesia.com - Menteri Agama, Lukman Hakim Saefuddin mengaku siap mengikuti keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) jika keluar fatwa sesat Syiah.

“Tentu (siap). Bagaimanapun MUI merupakan kumpulan dari ormas-ormas Islam,” ujar Lukman usai melakukan audiensi dengan Forum Umat Islam (FUI) dan ulama di Kantor Kemenag, Jl. Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Rabu 925/2/2015).

Menag berharap, agar fatwa sesat Syiah itu merupakan pandangan kolektif MUI, dan bukan pandangan satu-dua pengurus.

“Saya sendiri berharap ormas-ormas Islam, MUI, NU atau Muhamadiyah bisa mengadakan halaqoh atau muzakaroh untuk bisa menyikapi persoalan aktual supaya bisa ada kejelasan,” terang Lukman.

Kementerian Agama, kata Lukman, amat menyadari bahwa kewenangan fatwa sesat Syiah ada di ulama bukan pemerintah. “Ini kewenangan ulama di NU, MUI, Muhammadiyah, agar umat ini punya panduan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnaen mengatakan sikap MUI terhadap Syiah sudah jelas.

“Syiah di luar pagar,” ujarnya saat melakukan audiensi dengan Majelis Az Zikra dan sejumlah ormas Islam, Selasa (17/2/2015) di Kantor MUI Pusat bersama Ketua MUI KH. Kholil Ridwan, Wasekjen MUI, Amirsyah Tambunan, Anggota Komisi Pengkajian dan Penelitian, Fahmi Salim, dan staff Komisi Fatwa, Irfan Helmi.

Tengku melanjutkan, MUI sudah menolak Syiah sejak tahun 1984. Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada bulan Maret 1984, MUI mengeluarkan rekomendasi tentang paham Syiah.

“Ini lebih tinggi dari fatwa. Kalau fatwa diputuskan oleh komisi fatwa, ini diputuskan oleh Munas. Tapi dia juga ditulis dalam Himpunan Fatwa,” ujar Tengku.

Selain itu, lanjut Tengku, tahun 2007 MUI sudah mengeluarkan fatwa haram nikah mut’ah. Setelah itu, MUI Jawa Timur mengeluarkan fatwa kesesatan Syiah.

“Tearakhir kita membuat buku Mewaspadai Kesesatan Syiah, ini langsung ditulis Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Pusat,” papar Tengku. (de/Islampos/syiahindonesia.com)

Fatwa Syiah; Wanita Dewasa Boleh Hanya Memakai Celana Dalam Dihadapan Ayahnya

Ar-Ruhani Asyi'i
Syiahindonesia.com - Fatwa bodoh nan dungu serta fatwa jorok nan menjijikkan selalu keluar dari para pendeta syi’ah, salah satunya ialah pendeta besar mereka “Ar-Ruhani”.

Sungguh bodoh dan saksikan sendiri fatwanya.

“Ar-Ruhani” ditanya:

هل يجوز للبنت البالغة المتزوجة تقبيل أبيها و أمها من الفم ؟ هل يجوز ات تجلس في حضن أبيها من باب المحبة ؟ هل تستطيع لبس ما يستر القبل و حلقة الدبر فقط أمام أبويها كحد أقصى من غير ريبة ؟

“Apakah boleh bagi seorang anak perempuan yang telah baligh dan menikah, untuk mencium ayah dan ibunya dengan mulut, dan apakah boleh baginya untuk duduk dipangkuan ayahnya karena rasa cinta? Dan apakah boleh baginya memakai celana dalam yang menutup lubang kemaluannya dan dubur saja di depan kedua orang tuanya tanpa ada keraguan?”

“Ar-Ruhani” menjawab:

بإسمه جلت أسماؤه الأمور الثلاثة التي سالتم عن أحکامها کلها جائز لا إشکال في شيء منها کيف و قد کان النبي صلى الله عليه و اله يقبل إبنته

“Dengan nama Allah yang mulia nama-namaNya. Ketiga perkara yang engkau tanyakan mengenai hukumunya, maka semuanya boleh sama sekali tidak ada keraguan mengenai hukum kebolehannya. Bagaimana dan nabi telah mencium anaknya”

Fatwa Ayatus Syaithan “Ar-Ruhani” bisa dilihat disini: http://www.al-rohani.net/question/5040



Syi’ah dan syi’ah.. Betapa bodohnya mereka telah diperbudak oleh syahwat nafsu belaka.

Ternyata bagi syi’ah, diperbolehkan hal seperti itu. Boleh bagi wanita yang sudah besar dan sudah menikah untuk memakai celana dalam saja di hadapan ayahnya dan kemudian duduk di pangkuan ayahnya dan kemudian mencium mulut ayahnya. Itu tidak lain hanyalah seks nyata. Betapa bodohnya agama syi’ah. (alamiri.net/syaihindonesia.com)

Penulis: Muhammad Abdurrahman Al Amiry

Umat Islam Nusantara Mesti Bersatu Menentang Syiah

Oleh Abdul Shakur Muhamad Zamani

Syiahindonesia.com – Gerakan Syiah Iraniyyah menyasarkan Indonesia dan Malaysia sebagai tapak gerak kerja sesat mereka di rantau Nusantara.

Justeru, umat Islam mesti bersatu di dalam perkara usul dan menghormati khilaf fiqh demi menghalang gerakan Syiah yang berusaha menyesatkan umat Islam di Nusantara.

Ketua Unit Kajian Syiah Ikatan Muslimin Malaysia (ISMA), Ustaz Mohamad Ismail, berkata demikian dalam Ijtima’ Ulama’, Rakerda (Rapat Kerja Daerah) dan Pengukuhan Pengurus MUI Provinsi Riau di Dewan Serindit, Kompleks Perumahan Gabenor Riau di sini semalam.

Dalam pembentangannya, Ustaz Mohamad berkongsi maklumat latar belakang gerakan penyebaran Syiah di Malaysia dan langkah kerajaan Malaysia dalam membenteras penyebaran fahaman sesat itu.

Turut membentang kertas kerja di Ijtima’ ini ialah Ustaz Dr Abdul Chair (Khair) Ramadhan, ahli MUI Pusat dan penulis buku, “Syiah menurut Syiah, Ancaman Nyata NKRI” dan Ustaz Dr Musthafa Umar, Ketua Komisi Fatwa, MUI cawangan Riau.

Ustaz Mohamad hadir ke majlis itu atas jemputan Majlis Ulama Indonesia (MUI) cawangan Riau. (islamweb.net/syiahindonesia.com)