Slide

Syiah Indonesia

Syubhat Dan Bantahan

Data & Fakta

Hakikat Syiah

Kajian Utama

Dokumen Rahasia

Tanya Jawab

Al Mahdi Versi Syiah Dan Aqidah Raj’ah

Syiahindonesia.com - Syiah berkata: Jibril, Mikail, Kursi Allah, al-Lauhu al-Mahfuzh dan pena penulis takdir tunduk dan patuh kepada Mahdi Syiah, kenapa? Karena Mahdi mereka adalah sosok yang kejam.
Lihat: kitab Aqaid al-Imamiyah, oleh Muhammad Ridha Muzhaffar hal 102

Syiah berkata: fisih Mahdi versi Syiah seperti fisik orang Israel.
Lihat: kitab al-Imam al-Mahdi min al-Wiladatai ila az-Zhuhuri, oleh Muhammad al-Quzwaini hal 53.

Syiah berkata: Mahdi Syiah akan datang dengan perkara baru, kitab baru, dan keputusan baru. Bersikap tegas kepada orang Arab, tidak ada jalan untuk mereka kecuali hanya perang, tanpa ada ampun sedikitpun. Dan tanpa peduli dengan celaan siapa pun.
Lihat: kitab al-Ghaibah, oleh Muhammad an-Nu’mani hal 154.

Syiah berkata: jika al-Mahdi keluar, maka dia akan berperang melawan orang Arab dan Quraisy.
Lihat: kitab al-Ghaibah, oleh Muhammad an-Nu’mani hal 154.

Syiah berkata: tidak ada lagi urusan antara kami (al-Mahdi) dan Arab kecuali hanya eksekusi mati (pembunuhan), sembari menunjuk ke lehernya.
Lihat: kitab al-Ghaibah, oleh Muhammad an-Nu’mani hal 155.

Syiah berkata: bahwa Mahdi Syiah akan merobohkan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, kemudian dia berhukum dengan hukum Dawud, dan berbicara kepada Allah dengan nama Dawud yang berasal dari Ibrani. Bahkan dia akan membunuh dua pertiga penduduk bumi.
Lihat: kitab Bihar al-Anwar, oleh al-majlisi (52/338), kitab Ushul al-Kafi (1/397), kitab al-Ghaibah oleh an-Nu’mani hal. 326, dan kitab ar-Raj’ah oleh Ahmad al-Ahsa’i hal. 51.

Syiah berkata:
tidak boleh berjihad kecuali setelah munculnya Imam Mahdi versi syiah dari tempat persembunyiannya.
Lihat: kitab Wasa’il asy-Syiah, oleh al-Hurr al-Amili (11/37) (Nisyi/Syiahindonesia.com)

Waspadalah, Gorontalo Jadi Target Penyebaran Ajaran Sesat Syiah

Syiahindonesia.com - Tampaknya Syiah terus berupaya untuk menyebarkan doktrin sesatnya kepada kaum muslimin. Kini, gorontalo salah satu provinsi yang terletak di sulawesi utara itu menjadi target selanjutnya.

Hal ini terindikasi dari berdirinya Dewan Pengurus Wilayah DPW Ahlulbait Indonesia (ABI) yang resmi dibentuk pada Senin (1/9) malam.

Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ABI Gorontalo yang berlangsung di sebuah hotel di pusat Kota Gorontalo ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ormas Islam Ahlulbait Indonesia (ABI) KH Hasan Daliel Alaydrus didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP ABI Ustad Ahmad Hidayat, sebagaimana dilansir dari situs resmi Ahlulbait Indonesia (3/9/2014).

Acara pelantikan dan pengambilan ikrar pengurus ini turut dihadiri Ketua DPW ABI Sulawesi Utara Raflin, Ketua DPD ABI Kota Manado, sejumlah aktivis kampus dan masyarakat di Kota Gorontalo. 

Untuk komposisi pengurus, Ketua DPW ABI Sulut periode 2014-2018 ini diketuai As’ari dan sekretaris Usman.

Seperti biasanya, dalam dakwah yang mereka lakoni, kaum Syiah mengusung dakwah taqorrub atau dakwah pendekatan dengan jalan ukhuwah islamiyah. Hal ini sebagaimana himbauan dari Sekjend ABI lebih memprioritaskan upaya mengikat ukhuwah dan sebaliknya menghindari masalah-masalah sepele yang berpotensi merusak persatuan umat.

Agaknya Syiah betul-betul serius untuk menggarap Ummat Islam di wilayah Gorontalo ini. Pasalnya, Ketua DPW ABI Sulawesi Utara Raflin yang dihubungi kontributor ABI Press, Rabu (3/9/) mengharapkan kehadiran organisasi ABI semakin  memperkuat dan lebih mendorong gerakan dakwah syiah di Provinsi Gorontalo secara terarah.

Lebih dari itu, DPP ABI juga meninjau langsung sebidang tanah wakaf seluas kurang lebih 20 hektar yang berada di Sulawesi Utara.

 “Sekjend DPP ABI sudah meninjau langsung lokasi ini. Hasil survei yang dilengkapi segala dokumentasi selanjutnya akan dibahas DPP untuk ditindaklanjuti bagaimana memanfaatkan lahan tersebut,” tambah Raflin yang turut mendampingi kunjungan tersebut.

Mestinya kaum Muslimin mawas diri dan selalu waspada terhadap gerak Syiah yang semakin terarah ini. Dakwah untuk memahamkan Ummat Islam diseluruh penjuru Indonesia juga diperlukan agar mata Ummat Islam terbuka dan mengerti bahwa Syiah adalah ajaran sesat yang diusung guna menghancurkan Islam dari dalam. Semoga Allah menolong kaum muslimin dari makar musuh-musuh-Nya, amin. (Nisyi/Syiahindonesia.com)

Loyalitas Syiah Kepada Kaum Kafir Dan Pengkhianatannya

Syiahindonesia.com - Syiah berkata: dan diatantara kebengisan penduduka Kufah adalah mereka mencela al-Hasan bin Ali, dan membunuh al-Husain setelah mengundangnya.
Lihat: kitab Tarikh Kufah hal. 113

Syiah berkata: sesungguhnya al-Husain berkata: “Ya Alla, hukumlah kaum yang berbuat jahat kepada kami, mereka mengundang kami untuk menawarkan pertolongan, namun mereka malah membunuh kami.”
Lihat: kitab Muntaha al-Aamaal (1/535)

Syiah berkata: al-husain berkata: sesungguhnya Syiah Kufah telah membuat kami takut, ini adalah surat yang mereka tulis, namun justru mereka sendiri yang membunuh kami.
Lihat: kitab Maqtal al-Husain, oleh Abdu ar-Razzaq al-Muqrim hal. 175.

Syiah berkata: Ali bin Al-Husain ra melilhat penduduk Kufah menangis dan meratapi al-Husain, maka dia berkata: “kalian menangis karena kami, lalu siapa yang telah membunuh kami?”
Lihat : kitab Nafsu al-Mahmum, oleh Abbas al-Qummi hal. 357

Syiah berkata: kemudian penduduk Irak berbaiat kepada al-Husain dan dua puluh ribu orang di antaranya berkhianat kepadanya, mereka membangkang terhadap al-Husain dan berbaiat lalu membunuhnya.
Lihat: kitab ‘A’yan asy-Syiah, oleh Muhsin al-Amin (1/32)

Syiah berkata: wajib menolong musuh melawan negara-negara islam dan tidak boleh melawan para pasukan agressor (pemberontak).
Lihat: fatwa Marja’ besar syiah as-Sistani, di 4/3/2003, bahwa tidak boleh memerangi pasukan militer Amerika yangmenjajah Irak, lalu diperkuat oleh Muhammad al-Mahri bahwa fatwa yangkeluar dari para marja’ (ulama rujukan) syiah di Irak dan yang mewajibkan untuk melawan kekuatan asing yang  menjajah Irak adalah fatwa yang tidak bisa dijadikan hujjah (dalil) dan hanya sebagai bentuk taqiyyah, takut dari bahaya, serta menjaga keamanan, karena waktu itu kondisinya dalam tekanan, terjepit dan terpaksa.
Kemudian diperkuat juga oleh fatwa marja’ mereka Shadiq asy-Syirazi yang berdomisili di Qom, bahwa boleh menolong Amerika untuk mengkudeta kedaulatan Irak. (Lihat: koran harian umum Kuwait “Al-Wathan”, Jum’at, 27/9/2002 M)

Syiah berkata: sesungguhnya Muslim yang memerangi orang-orang kafir di medan tempur, mereka hanya menjadi para pembunuh di dunia dan akhirat, yang dinilai sebagai syuhada hanya orang-orang syiah imamiyah saja, mesko meninggal di atas ranjang.
Lihat: kitab Tahdzib al-Ahkam, oleh at-Thausi (6/98) (Nisyi/Syiahindonesia.com)

Mengenal Sosok Syaikh Ihsan Ilahi Zhahir, Ulama Yang Ditakuti Syiah

Syiahindonesia.com - As-Syaikh Ihsan Ilahi zhahir (1360 H-1407H). Seorang pejuang sunnah yang sangat langka yang menelanjangi Akidah sesat sekte Syiah-Rafidhah, Qadiyaniyah(Ahmadiyah), Babiyah, Baha’iyah, Ismailiyah serta agama dan aliran aliran sempalan lainnya.

Beliau seorang Ulama kibar yang berakidah Ahlu-sunnah wal jamaah yang berasal dari negeri Pakistan. Beliau memulai menuntut ilmu dengan terlebih dahulu menghafal AlQura’an di usianya yang masih belia tepatnya diumur sembilan tahun.  beliau melanjutkan pendidikannya di sebuah univesitas Islam di kota Gujranwala. Beliau juga mengkaji kitab kitab hadits nabawi kepada Syaikh Muhammad Jundalawi-yaitu gurunya dari As-Syaikh Athaullah hanief- di kota besar Faishal Abbad. Selain itu Beliau juga mempelajari ilmu falsafah dan manthiq kepada Syaikh Syariefullah hingga sangat ahli di bidang itu, hal itu tampak jelas di dalam karangan karang beliau yang berisi bantahan ilmiah tentang masalah Akidah, berbagai sekte dan aliran serta Agama-agama lain.

PENDIDIKAN TINGGI YANG BELIAU ENYAM SERTA KEDUDUKANNYA DI TENGAH UMAT

1.       Beliau memperoleh Licence bidang  bidang  Syariah dari Universitas Islam Madinah, di Arab saudi, dan beliau juga memperoleh peringkat paling tinggi dari seluruh mahasiswa yang mana persentase nilainya menembus 91% , dan itu di tahun 1961 M.

2.       Setelah beliau menyelesaikan masa studi dari Universitas Islam Madinah, beliau kembali ke negeri asalnya yaitu pakistan dan melanjutkan pendidikannya di Universitas Punjab, beliau mengambil jurusan hukum dan politik hingga memperoleh gelar license.

3.       Kemudian beliau melanjutkan kuliah hingga sampai magister bidang  Syariah, bidang bahasa Arab, Persia dan Urdu.

4.        Beliau juga menjabat sebagai ketua majalah “Turjuman Al Hadits”  yang merupakan cabang dari Organisasi Ahlul hadits di Lahore dengan terjemahan bahasa Persia dan Urdu.

5.       Sebagai ketua majalah mingguan “Ahlul hadits”.

6.       Ikut serta dalam berbagai seminar keagamaan dan diskusi membantah berbagai aliran sesat, yang  mana ciri khas dari beliau adalah bukti-buktinya yang sangat kuat lagi kokoh serta pembawaan debat yang sangat piawai dan profesional.

7.       Beliau juga merupakan seorang Khatib masyhur yang sangat tangguh di dalam dakwahnya.


Beliau laksana pedang terhunus yang sedang berjihad fi sabililah melalui dakwahnya dan memiliki andil besar di dalam penyebaran Sunnah Nabawiyah, serta meruntuhkan berbagai Bid’ah yang dibuat-buat manusia, dan memberangus berbagai kebatilan para durjana agama. Karena sungguh pena beliau yang dipenuhi berkah serta buku karangannya yang sangat luhur lebih banyak menghabisi musuh daripada panah yang dilesatkan di leher-leher orang-orang sesat dan para sekte sempalan yang merusak Islam. Allah menurunkan berkahnya pada buku karangan beliau dan banyak negara Kaum muslimin yang menjadikan bukunya sebagai rujukan penangkal aliran sesat yang hendak mensabotase negara mereka. Beliau sering menyampaikan ceramah-ceramahnya di negeri kuwait, berbagai universitas besar di Arab Saudi serta di musim musim haji. Beliau juga menjadi narasumber di berbagai seminar dan daurah(kajian intensif) di negeri Irak,hingga muslimin di Amerika. Sampai sampai, beliau bersafar ke Inggris , Mesir dan Iran dalam rangka penelitian tentang berbagai manuskrip yang berisi tentang ajaran Qadiyaniyah(Ahmadiyah), Baha’iyah, Syiah sehingga karya beliau benar-benar otentik karena berasal dari rujukan asli sekte-sekte sempalan tersebut. Dan juga ia berkunjung ke Maroko, Tunisia, Spanyol, hingga Perancis demi mencari rujukan asli atas berbagai manuskrip kuno yang berisi informasi dari sekte Ismailiyah.

KEIKHLASAN DAN KETAWADHU’AN BELIAU YANG MENYEBABKAN ORANG MENERIMA SUNNAH.

Di dalam mukadimah kitabnya beliau menulis (“ Sesungguhnya aku sangat memohon kepada Allah yang maha tinggi dan kuasa agar menjadikan karanganku ini bermanfaat bagi seluruh makhluknya, baik bagi orang terdekatku yang kucintai maupun mereka yang jauh disana, dan semoga Allah rela kiranya menerima amalanku ini karena demi wajahNya yang pemurah serta menjadikannya sebagai tambahan kebaikan di dunia dan di akhirat, baik ketika hidupku maupun ketika aku mati, dan aku memelas padaMu agar mengumpulkan aku bersama para sahabat RasulNya kelak, serta bersama para murid-murid mereka, tentara mereka dan sahabatnya. Dan juga kepada Umahatul mukminin serta para Ulama terdahulu dari umat ini dan orang orang yang muhsinin diantara mereka, semoga Allah kiranya berkenaan mengabulkan doa hambanya ini, sesungguhnya ia maha mendengar dan menjawab rintihan hambanya.”).

 SEBAGAI PAKAR AHLI ALIRAN DAN SEKTE SESAT

Sebagaimana beliau begitu konsisten menelaah akidah yang benar, begitupula banyak aliran-aliran sesat yang kacau balau akibat dibuka aibnya oleh syaikh Ihsan. Hal ini tidak mungkin terjadi kecuali setelah pengalaman dan penelitian beliau yang begitu mendalam seakan-akan ditugaskan hanya untuk membersihkan agama ini dari kerak-kerak yang menjadi inang didalamnya. Hal itu terekam di berbagai acara diskusi dan debat ilmiah antara beliau dan para pengekor hawa nafsu dan syubhat tersebut.

Diantara kelompik sempalan yang beliau buka boroknya : Sekte Ahli Khurafat, pengekor Taklid buta, orang yang fanatik akan mazhabnya, kaum sosialis-komunis, agama Syiah, agama Ahmadiyah(Qadiyaniyah), Nashara, dan agama Bahaa’I. sehingga dengan sebab itu beliau dijebloskan ke penjara berkali-kali akibat hasutan kaum durjana.

BERHARGANYA KARYA DAN KITAB-KITAB BELIAU.

Di kisahkan bahwa Raja Faishal –Rahimahullah- memerintahkan beberapa pegawai kerajaan agar memborong buku-buku karangan Syaikh ihsan Ilahi zhahir dan membagikannya secara Cuma-Cuma kepada segenap penjuru negeri islam mulai dari benua Afrika, Eropa dan Asia. Begitupula Syaikh Abdul aziz bin Baz selaku Mufti agung saudi arabia ketika itu. Begitu juga sikap Ulama kibar yang lain di seluruh penjuru arab dan dunia.

KARANGAN-KARANGAN BELIAU

1.       SYIAH DAN SUNNAH (الشيعة و السنة)

Buku ini ditulis dan dicetak pada 18 Rabiutsani 1393 H atau 1973 M.

Yang mana kitab ini membuat para ayatullah heboh dan gundah, sehingga banyak kaum syiah bahkan Ulamanya yang taubat dari agama Syiah dan kembali ke pangkuan islam. Kitab ini telah membuka borok Syiah yang selama ini mereka tutup dengan topeng Taqiyahnya. Serta memberikan bukti otentik dari kitab rujukan asli mereka tentang hakikat sejati agama mereka yang berisi penghinaan terhadap Allah, Rasulnya, para sahabat nabi serta para imam Ahlussunnah waljamaah. Sekaligus buku ini menjadi pelopor akan kemunculan buku-buku setelahnya yang berbicara tentang aliran sempalan islam. Terlebih dari sisi keindahan bahasa serta argumentasi beliau yang sangat khas membuat para Ayatullah mati kutu.



2.       SYIAH DAN AHLU BAIT (الشيعة و أهل البيت)

Dicetak terakhir pada tahun 1403 H atau 1983 M.

Sebuah kitab yang membuka kedok busuk para Ayatullah dan syiah yang mengaku-ngaku mencintai Ahlibait Rasulullah. Namun didalam ini ternyata mereka justru membantai Ahlibait Rasulullah dengan berbagai tuduhan dan fitnah dusta yang tak terperi. Terlebih beliau juga sertakan bukti-bukti itu dari kitab suci mereka seperti Al-Kafi yang konon sebagai kitab paling suci setelah AlQur’an.



3.       SYIAH DAN PERGERAKANNYA (الشيعة والتشيع)

Sebuah penelitian ilmiah dari sisi sejarah dan pecahan dari Syiah itu sendiri. Dianggap sebagai kitab yang terakhir yang beliau karang tentang agama Syiah. Yang mana buku ini apabila dibaca orang berakal maka akan kelihatan konyol dan dungunya agama mereka. Sampai-sampai otak terlemah pun akan menolak ajaran sesat yang dipenuhi hawa nafsu syahwat itu. Adapun kelebihan kitab ini, berisi sejarah tentang perubahan yang terjadi pada Agama Syiah dari masa ke masa.



4.       SEKTE ISMAILIYAH( الإسماعيلية)

Sebuah kitab bantahan tentang sekte Ismailiyah yang terdiri dari dua bahasan utama, sejarah dan Akidah.

5.       AL-BABIYAH    (البابية)

6.       AL-QADIYANIYAH atau AHMADIYAH القاديانية))

Sebuah buku yang juga dikarang untuk bantahan bagi mereka yang mengaku ada nabi setelah Rasulullah SAW. Yang mana sejarah kemunculan Nabi palsu ini yaitu Mirza Gulam Ahmad tidak terlepas dari suruhan kaum penjajah Inggris yang menjajah India dan sekitarnya. Yang mana tujuan kaum Ahmadiyah sendiri adalah untuk memalingkan kiblat kaum muslimin dari Makkah Al Mukarromah ke India. Supaya kaum muslimin terpecah belah sehingga mudah bagi kaum penjajah Inggris menguasai mereka. Yang mana ketika itu, kaum muslimin sangat kuat lantaran persatuan mereka di kota makkah sehingga bala bantuan dari segala penjuru timur dan barat datang membantu mereka melawan penjajah.

7.       Masih banyak lagi kitab-kitab karangan beliau tentang kesesatan Tarekat, Tasawuf, agama Kristen sebagai bawaan penjajah dan lain lain.



PEMBOMAN TABLIGH AKBAR BELIAU.

Sebagaimana beliau begitu mematikan bagi kaum Syiah tak ayal lagi kebencian dan kedengkian mereka kepada beliau. Ketika beliau mengisi sebuah Tabligh Akbar yang disaksikan 2000 orang serta puluhan Ulama, ternyata Beberapa teroris Syiah memasang bom di sisi panggung yang beliau pakai. Sehingga ledakkan keras melengking menghancukan apapun disekitarnya. Hasilnya 10 Ulama wafat dan terluka 100 orang 14 diantaranya koma. Dampak dari bom tersebut adalah runtuhnya gedung-gedung dan rumah-rumah disekitarnya. Pakistan pun dirudung kesedihan mendalam akibat kepergian sang pahlawan mereka. Toko-toko ditutup beberapa hari di Lahore, Islamabaad dan Karachi. Serempak radio Riyadh mengumumkan peristiwa memilukan itu. Sehingga kerajaan saudi memerintahkan Duta besarnya agar segera melakukan pengobatan untuk alumni mahasiswa madinah tauladan mereka. Atas permintaan syaikh bin baz, raja Fahd mengirimkan sebuah pesawat khusus membawa Syaikh Ihsan Ilahi agar diobati di Arab saudi mengingat pakistan tidak aman dan minim medis.

Akan tetapi Qodarullah, beliau wafat di pesawat dalam perjalanan pakistan-Riyadh tepat pada jam empat shubuh, hari senin 1 Sya’ban 1407 H bertepatan pada 30 maret 1987 M. jenazah beliau dimandikan di riyadh dan dishalatkan langsung gurunya ketika kuliah yang juga Mufti agung Arab saudi, Syaikh AbdulAziz bin Abdullah bin Baz. Terdengarlah kesedihan dan kepiluan di seluruh dunia.

Seorang pejuang Sunnah yang memberikan hidup dan amtinya untuk menjaga kesucian agama ini dari berbagai Bid’ah dan Aliran sesat. Kemudian jenazah beliau dipindahkan menggunakan pesawat ke kota Madinah, kotanya para sahabat nabi yang Ia bela-bela di kitab-kitabnya juga kotayang ia mengenyam ilmu di kampus mubarakah disana. Beliau dikuburkan di pekuburan Baqi’ bersama jasad para sahabat Nabi, Umahatul mukminin serta para Mujahiddin. Semoga beliau ditempatkan di surga Firdaus yang paling tinggi disana. (Lppimakassar.com/Syiahindonesia.com)

Refrensi : Mukaddimah kitab As-Syiah wa As-Sunnah karangan beliau oleh DR. Sayyed bin Husen Al Affani.

Diterjemahkan oleh Fauzi R.

Nikah Mutah Menurut Tinjauan Agama Syiah Rafidhah

Syiahindonesia.com - Syiah dan kawin mut’ah adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Bentuk penghalalan mereka nampak dari kedudukan nikah mut’ah itu sendiri di kalangan mereka. Ash-Shaduq di dalam kitab Man Laa Yahdhuruhul Faqih dari Ash-Shadiq berkata: “Sesungguhnya nikah mut’ah itu adalah agamaku dan agama pendahuluku. Barangsiapa mengamalkannya maka dia telah mengamalkan agama kami. Sedangkan barangsiapa mengingkarinya maka dia telah mengingkari agama kami dan meyakini selain agama kami.”

Di dalam halaman yang sama, Ash-Shaduq mengatakan bahwa Abu Abdillah pernah ditanya: “Apakah nikah mut’ah itu memiliki pahala?” Maka beliau menjawab: “Bila dia mengharapkan wajah Allah (ikhlas), maka tidaklah dia membicarakan keutamaan nikah tersebut kecuali Allah tulis baginya satu kebaikan. Apabila dia mulai mendekatinya maka Allah ampuni dosanya. Apabila dia telah mandi (dari berjima’ ketika nikah mut’ah, pen) maka Allah ampuni dosanya sebanyak air yang mengalir pada rambutnya”.

Bahkan As-Sayyid Fathullah Al Kasyaani di dalam Tafsir Manhajish Shadiqiin 2/493 melecehkan kedudukan para imam mereka sendiri ketika berdusta atas nama Nabi Shalallahu’alaihi Wassallam, bahwa beliau bersabda: “Barangsiapa melakukan nikah mut’ah satu kali maka derajatnya seperti Al-Husain, barangsiapa melakukannya dua kali maka derajatnya seperti Al-Hasan, barangsiapa melakukannya tiga kali maka derajatnya seperti Ali Radhiyallahu ‘anhu dan barangsiapa melakukannya sebanyak empat kali maka derajatnya seperti aku.”

Inilah seluk-beluk nikah mut’ah yang berlaku di kalangan Syiah.

1. Akad nikah

Di dalam Al Furu’ Minal Kafi 5/455 karya Al-Kulaini, dia menyatakan bahwa Ja’far Ash-Shadiq pernah ditanya seseorang: “Apa yang aku katakan kepada dia (wanita yang akan dinikahi, pen) bila aku telah berduaan dengannya?” Maka beliau menjawab: “Engkau katakan: Aku menikahimu secara mut’ah berdasarkan Kitabullah dan Sunnah Nabi-Nya, namun engkau tidak mendapatkan warisan dariku dan tidak pula memberikan warisan apapun kepadaku selama sehari atau setahun dengan upah senilai dirham demikian dan demikian.” Engkau sebutkan jumlah upah yang telah disepakati baik sedikit maupun banyak.” Apabila wanita tersebut mengatakan: “Ya” berarti dia telah ridha dan halal bagi si pria untuk menggaulinya.” (Al-Mut’ah Wa Atsaruha Fil-Ishlahil Ijtima’i hal. 28-29 dan 31)

2. Tanpa disertai wali si wanita

Sebagaimana Ja’far Ash-Shadiq berkata: “Tidak apa-apa menikahi seorang wanita yang masih perawan bila dia ridha walaupun tanpa ijin kedua orang tuanya.” (Tahdzibul Ahkam 7/254)

3. Tanpa disertai saksi (Al-Furu’ Minal Kafi 5/249)

4. Dengan siapa saja nikah mut’ah boleh dilakukan?

Seorang pria boleh mengerjakan nikah mut’ah dengan:

-wanita Majusi. (Tahdzibul Ahkam 7/254)
-wanita Nashara dan Yahudi. (Kitabu Syara’i’il Islam hal. 184)
-wanita pelacur. (Tahdzibul Ahkam 7/253)
-wanita pezina. (Tahriirul Wasilah hal. 292 karya Al-Khumaini)
-wanita sepersusuan. (Tahriirul Wasilah 2/241 karya Al-Khumaini)
-wanita yang telah bersuami. (Tahdzibul Ahkam 7/253)
-istrinya sendiri atau budak wanitanya yang telah digauli. (Al-Ibtishar 3/144)
-wanita Hasyimiyah atau Ahlul Bait. (Tahdzibul Ahkam 7/272)
-sesama pria yang dikenal dengan homoseks. (Lillahi … Tsumma Lit-Tarikh hal. 54)

5. Batas usia wanita yang dimut’ah

Diperbolehkan bagi seorang pria untuk menjalani nikah mut’ah dengan seorang wanita walaupun masih berusia sepuluh tahun atau bahkan kurang dari itu. (Tahdzibul Ahkam 7/255 dan Lillahi … Tsumma Lit-Tarikh hal. 37)

6. Jumlah wanita yang dimut’ah

Kaum Rafidhah mengatakan dengan dusta atas nama Abu Ja’far bahwa beliau membolehkan seorang pria menikahi walaupun dengan seribu wanita karena wanita-wanita tersebut adalah wanita-wanita upahan. (Al-Ibtishar 3/147)

7. Nilai upah

Adapun nilai upah ketika melakukan nikah mut’ah telah diriwayatkan dari Abu Ja’far dan putranya, Ja’far yaitu sebesar satu dirham atau lebih, gandum, makanan pokok, tepung, tepung gandum, atau kurma sebanyak satu telapak tangan. (Al-Furu’ Minal Kafi 5/457 dan Tahdzibul Ahkam 7/260)

8. Berapa kali seorang pria melakukan nikah mut’ah dengan seorang wanita?

Diijinkan bagi seorang pria untuk melakukan mut’ah dengan seorang wanita berapa kali dia kehendaki. (Al-Furu’ Minal Kafi 5/460-461)

9. Bolehkah seorang suami meminjamkan istri atau budak wanitanya kepada orang lain?

Kaum Syi’ah Rafidhah membolehkan adanya perbuatan tersebut dengan dua model:

Bila seorang suami ingin bepergian, maka dia menitipkan istri atau budak wanitanya kepada tetangga, kawannya, atau siapa saja yang dia pilih. Dia membolehkan istri atau budak wanitanya tersebut diperlakukan sekehendaknya selama suami tadi bepergian.

A. Alasannya agar istri atau budak wanitanya tersebut tidak berzina sehingga dia tenang selama di perjalanan.

B. Bila seseorang kedatangan tamu maka orang tersebut bisa meminjamkan istri atau budak wanitanya kepada tamu tersebut untuk diperlakukan sekehendaknya selama bertamu. Itu semua dalam rangka memuliakan tamu. (Lillahi … Tsumma Lit-Tarikh hal. 47)

10. Nikah mut’ah hanya berlaku bagi wanita-wanita awam. Adapun wanita-wanita milik para pemimpin (sayyid) Syi’ah Rafidhah tidak boleh dinikahi secara mut’ah. (Lillahi … Tsumma Lit-Tarikh hal. 37-38)

11. Diperbolehkan seorang pria menikahi seorang wanita bersama ibunya, saudara kandungnya, atau bibinya dalam keadaan pria tadi tidak mengetahui adanya hubungan kekerabatan di antara wanita tadi. (Lillahi … Tsumma Lit-Tarikh hal. 44)

12. Sebagaimana mereka membolehkan digaulinya seorang wanita oleh sekian orang pria secara bergiliran. Bahkan, dimasa Al-‘Allamah Al-Alusi ada pasar mut’ah, yang dipersiapkan padanya para wanita dengan didampingi para penjaganya (germo). (Lihat Kitab Shobbul Adzab hal. 239). (BM/sunnahdefenceleague.com/Syiahindonesia.com)