Slider

Syiah Indonesia

Events

Data dan Fakta

Hakikat Syiah

Kajian Utama

Dokument Rahasia

Syubhat dan Bantahan

Terbongkar! Pesan Rahasia Antara 3 Teroris Besar: Obama, Khamenei & Rouhani

Terbongkar! Pesan Rahasia Antara 3 Teroris Besar: Obama, Khamenei & Rouhani
Syiahindonesia.com - Pesan rahasia yang dipertukarkan antara Presiden AS Barack Obama dengan Iran awal tahun ini telah terbongkar , situs “reformis” Iran, Saham News melaporkan.

Organisasi yang dekat dengan pemerintah Presiden Iran Hassan Rouhani ini mengatakan bahwa pesan itu dikirim pada akhir Maret yang isinya menyerukan “kerjasama (AS-Iran) demi menyelesaikan masalah dan krisis yang terkait dengan Timur Tengah.”

Obama menyatakan dalam pesannya kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, bahwa ia ingin merebut kesempatan yang tersisa sebelum akhir masa jabatannya untuk bisa bekerja bersama-sama dengan Iran pada isu-isu yang paling penting di wilayah tersebut. Obama menekankan bahwa sangat sedikit waktu yang tersisa dari masa jabatannya sebagai presiden dan dia berharap untuk “kerja sama dalam menyelesaikan krisis regional di Suriah, Irak dan Yaman.”

Dalam pesannya kepada Khamenei, Obama menekankan bahwa jika respon Iran dalam kasus ini positif, Obama secara pribadi akan berpartisipasi dalam konferensi yang diselenggarakan untuk tujuan ini dan juga akan bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani.

Saham News mengutip dari sumber informasi lain yang mengatakan bahwa “setelah datangnya dua surat dari Obama ke Khamenei dan Rouhani,  dimana Obama meminta kerjasama antara Tehran dan Washington di kawasan itu, Obama mengundang Khamenei dan Rouhani untuk membahas masalah yang diangkat dalam pesan Obama.”

Selama pertemuan yang digelar antara kedua pemimpin Iran, Khamenei meminta pendapat Rouhani mengenai pesan dan tawaran Obama. Presiden Iran itu mengatakan penilaiannya atas ajakan Obama ini adalah positif dan menambahkan bahwa kerjasama ini mungkin bisa untuk menyelesaikan krisis regional yang dimaksud oleh Obama selama pertemuan kami dengan mereka dan bahwa pengaruh serta dampak Iran akan sangat ditingkatkan dalam hal kerja sama pada level yang lebih tinggi.

Saham news melaporkan bahwa Rouhani telah menekankan ia tidak akan mengambil tindakan apapun tanpa terlebih dahulu berkoordinasi sepenuhnya dengan guru spiritual Iran (Khamenei) dan tidak ada kerjasama yang boleh dilakukan tanpa sepengetahuan Khamenei.

Analis telah memperingatkan bahwa ini adalah bukti lebih lanjut dari penurunan hubungan antara Amerika dan negara-negara Teluk. (Middle East Monitor)

Syiah Suriah Bombardir Aleppo Saat Shalat Jum'at, Puluhan Muslim Syahid Seketika

Foto by: risalah.tv
Syaihindonesia.com - Serangan udara terus dilancarkan oleh militer rezim Suriah pada hari Jum'at kemarin. Bombardir di kawasan-kawasan pemukiman Aleppo yang dikuasai oposisi terus membunuh dan melukai puluhan warga sipil.

Sekitar 20 orang di seluruh provinsi Aleppo dilaporkan meninggal dunia akibat serangan rezim Assad saat waktu shalat Jum'at kaum Muslimin setempat.

Zouhir al-Shimale, seorang wartawan lokal, melaporkan bahwa serangan menghantam 4 sasaran, lokasi itu merupakan tempat bagi warga sipil.

"Semua lokasi adalah wilayah sipil, dan ketika serangan menghantam, orang-orang tengah berada di dekat atau di dalam masjid (untuk shalat Jum'at)", jelasnya kepada al-Jazeera.

Ia memperkirakan ada sekitar 30 warga sipil yang terluka hanya di daerah Bustan al-Qasr saja.

"Pengeboman itu terjadi selama shalat Jum'at. Saya berada di bagian doa saat serangan terjadi di al-Masyhad. Orang-orang mulai keluar dari masjid dan menyelamatkan diri", lanjutnya.

Shimale menjelaskan bahwa jalan-jalan Aleppo sebagian besar menjadi kosong setelah serangan pesawat rezim, dimana warga bergegas pulang untuk menghindari ruang terbuka.

"Orang-orang telah terbiasa mengalaminya. Mereka tahu bahwa setiap saat, rezim bisa menyerang lagi", jelas al-Shimale.

Menurut lembaga pemantau HAM Suriah, SOHR, serangan udara rezim Assad juga menyasar kota-kota di provinsi Idlib, dan membunuh sedikitnya tiga warga sipil.

Awal pekan ini, sekitar 40 orang warga meninggal seketika setelah jet tempur rezim Assad mengebom sebuah pasar buah dan ikan di kota Ma'arat Nu'man, Idlib. Tak jauh dari kota itu, rezim juga mengebom kota Kafr Nabl.

Sementara itu di berbagai front pertempuran, selama sepekan ini, melalui media sosial pejuang oposisi Suriah mengklaim telah berhasil menewaskan hingga ratusan milisi pro rezim.

Mereka yang tewas diantaranya terdiri dari militan teroris Syi'ah asing, tentara bayaran Syabihah pro Ba'ats, tentara rezim SAA dan pasukan "elit" republik Syi'ah Iran.

Namun Risalah belum menemukan sumber independen sebagai pembanding klaim ini. (Al-Jazeera/Orient-news/rslh)

Tokoh Aswaja Malaysia Usulkan Fatwa Haram Menikah dengan Pemeluk Syi'ah

Illustrasi
Syiahindonesia.com - Seorang tokoh intelektual Aswaja (Ahlusunnah wal-Jama'ah) Malaysia meminta dikeluarkannya sebuah fatwa khusus dari dewan fatwa Malaysia untuk melarang adanya pernikahan seorang Muslim Sunni dengan penganut sekte Syi'ah.

Menurut Abdullah Din, Wakil Presiden Asosiasi Ulama Kedah, fatwa haram diperlukan untuk mencegah munculnya konflik antar pasangan, dan bisa menyebabkan perceraian karena perbedaan keyakinan teologis (Sunni dan Syi'ah).

Ia juga meminta ketegasan fatwa tentang status makanan dan hewan sembelihan di tangan pemeluk sekte Syi'ah, apakah haram atau tidak.

"Saya berharap departemen agama dan mufti di semua negara bagian akan mengeluarkan fatwa yang jelas apakah diperbolehkan bagi Muslim untuk mengkonsumsi makanan yang diberikan oleh orang Syi'ah, termasuk apakah hewan yang disembelih oleh Syi'ah itu halal dan sebagainya", jelasnya, seperti dilansir Malaysiakini, pada 21 April lalu.

Usulan fatwa haramnya pernikahan disampaikan oleh Abdullah Din dalam acara "Seminar Internasional Gerakan Syiah dan Dampaknya Terhadap Dunia Islam 2016", acara yang juga dihadiri ANNAS Indonesia (Aliansi nasional anti Syi'ah).

Abdullah menilai, tidak adanya fatwa jelas terkait hal ini akhirnya menimbulkan berbagai masalah di masyarakat yang berpegang pada Ahlusunnah wal-Jama'ah, ketika ada kasus menikah dengan pengikut Syi'ah, baik sengaja atau tanpa disadari.

Menurutnya, masalah yang timbul adalah menyangkut tuntutan hukum seperti fasakh atau tuntutan cerai dan permohonan hadhanah (hak asuh anak).

“Ketika ini, hanya satu negara mengeluarkan fatwa tentang pernikahan di antara ASWJ dan Syiah yaitu Perlis, namun hukumnya hanya makruh, sama seperti hukum (hisap) rokok daun”, ujarnya, dikutip laman Berita Harian Malaysia yang direlai Hidayatullah.

Ia menganjurkan dalam masalah hak asuh, pengadilan tidak boleh menyerahkan anak kepada ibu atau pihak orang tua yang mengikuti ajaran Syiah. (Malaysiakini/Hidayatullah/risalahtv)

Mujahid Ahlus Sunnah Berhasil Menyusup ke Markas Syiah, 100 Rafidhi Tewas

Illustrasi; Mujahid Suriah
Syiahindonesia.com - Relawan MMS, Cak Ihsanul Faruqi mengonfirmasikan pada Rabu (27/4/2016) bahwa seorang Mujahid (sunni) asal Iran telah menyusup ke markas milisi Nushairy dan membunuh 100 diantaranya.

“Semakin yakin kebenaran berita tadi pagi tentang amaliyyah istiyhadiyyah yang dilakukan seorang mujahid ahlussunnah berkebangsaan iran. Yang berhasil membunuh lebih dari 100 milisi syiah rafidhah dengan meracuni makan malam mereka. Kemudian ia ditangkap disembelih dan disalib di pinggir jalan.”

Merespon keberaniannya Cak Ihsan berkata, “Bisa kalian bayangkan, seberapa besar keberanian lelaki ini saat melakukannya. Hendak membandingkan diri? Alangkah jauhya kita dengannya. Namun tidakkah tergerak hati ini sedikit saja untuk meneladani keberaniannya, pengorbanannya, serta pembelaannya untuk ahlussunnah yang teraniaya.”

“Kita memang memang pengecut, aku maksudnya. Namun tidakkah tersisa sama sekali keberanian? Hingga masih bertahan untuk menggenggam tangan. Nyaman dalam diam, dan terus diam. Sementara mata terus melihat genangan darah. Dan teliangapun masih jelas mendengar jeritan nestapa potongan jasad kita di belahan dunia lainnya, ” tegasnya.

Semoga Allah Ta’ala ridhai beliau Rahimahullah wa taqabbalah minasy syuhada. (antiliberalnews)

11 Point Isi Seminar Antarbangsa Gerakan Syiah & Pengaruhnya Terhadap Dunia Islam

11 Point Isi Seminar Antarbangsa Gerkan Syiah & Pengaruhnya Terhadap Dunia Islam
Syiahindonesia.com - Segala puji kepada Allah yang Maha Berkuasa, Selawat Allah dan Salam-Nya ke atas Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya dan orang yang mengikut jejak langkah mereka dengan ihsan.
Seminar Antarabangsa Gerakan Syiah dan Kesannya Terhadap Dunia Islam (SGS16) yang telah berlangsung pada 21 April 2016 bersamaan 14 Rejab 1937H di Dewan Canselor Tun Abdul Razak, Universiti Kebangsaan Malaysia, telah membuat resolusi seperti berikut:

1. SGS16 menegaskan sokongan terhadap fatwa-fatwa berkaitan Syiah yang telah dikeluarkan oleh pihak berkuasa agama di Malaysia seperti Muzakarah Jawatankuasa Majlis Fatwa Kebangsaan dan Majlis Fatwa negeri-negeri, bahawa ajaran Syiah adalah sesat dan menyeleweng dari ajaran Islam yang sebenar.

2. Bahaya Syiah bukan semata-mata mengancam akidah umat Islam, bahkan membawa ancaman keselamatan kepada negara umat islam yang berpegang kepada akidah Ahlus-Sunnah wal-Jamaah, seperti yang sedang berlaku di beberapa buah negara umat Islam mutakhir ini.

3. Pendedahan mengenai kesesatan dan bahaya Syiah perlu diperhebatkan melalui pelbagai medium pendidikan seperti sekolah, institusi pendidikan tinggi, khutbah jumaat, diskusi ilmiah, kuliah-kuliah di masjid dan sebagainya.

4. Pendedahan tentang bahaya dan kesesatan Syiah juga perlu diperluaskan melalui pelbagai media, seperti radio, televisyen, internet, media-media sosial, karya-karya seni dan sastera seperti novel, kartun, drama dan sebagainya.

5. Pendedahan tentang penyelewengan dan bahaya ajaran Syiah perlu diserapkan ke dalam kurikulum dan kokurikulum yang dipelajari di setiap peringkat institusi pendidikan negara.

6. Pemantapan akidah Ahlus-Sunnah adalah salah satu cara yang paling utama untuk menghadapi serangan dan perkembangan Syiah di dunia Islam terutamanya dalam kalangan masyarakat awam.

7. Undang-undang di setiap negara umat Islam perlu diperkukuhkan dengan menambah peruntukan khusus untuk menjaga kesucian akidah umat. Contohnya peruntukan berkaitan dengan kesesatan Syiah dan sekatan ke atas penyebarannya

8. Usaha untuk mendekatkan (taqrib) di antara ajaran Islam seperti yang difahami oleh Ahlus-Sunah wal-Jamaah dan ajaran Syiah adalah suatu usaha yang terbukti sia-sia dan tidak mungkin berlaku kerana perbezaan kedua-dua aliran ini adalah di peringkat usul dan pokok akidah serta perbezaan di dalam sumber rujukan utama. Bahkan taqrib Sunni-Syiah ini didapati telah menjadi alat dan peluang kepada Syiah untuk melancarkan dakyah mereka kepada pengikut Sunni.

9. Usaha untuk mendepani gerakan dan penyebaran ajaran Syiah adalah tanggungjawab umat dan perlu dilakukan bersama secara bersepadu dan tersusun melalui kerjasama pihak berkuasa, pembuat dasar, badan-badan bukan kerajaan, institusi pendidikan, pakar-pakar, serta segenap lapisan masyarakat.

10. Sebuah badan yang berperanan sebagai sekretariat penyelerasan bagi semua pihak-pihak yang mendepani ancaman Syiah di peringkat nasional, regional dan antarabangsa, perlu ditubuhkan.

11. Sebuah pusat sumber dan kajian tentang Syiah yang mengkaji dan menjawab syubhah-syubhah dan keraguan yang dimainkan oleh Syiah juga perlu diwujudkan. (nisyi/syiahindonesia.com)