Slide

Syiah Indonesia

Events

Data & Fakta

Hakikat Syiah

Kajian Utama

Dokumen Rahasia

Syubhat dan Bantahan

Inilah Alasan Mengapa Ayatullah Syiah Husein Al-Muayyad Taubat kepada Islam (Video)

Syiahindonesia.com – Beliau adalah Syeikh Husein Al Muayyad, seorang faqih dan alim agama (Syiah) dia berhasil mencapai derajat tertinggi dalam berijtihad (Mujtahid Syiah) namun itu dia tinggalkan dan bertaubat kembali kepada agama yang benar beliau berkata “Semakin dekat engkau membawa syiah ke Al Quran, semakin jauh dia dari kepercayaan, karena Al quran dan kepercayaan syiah berada di ujung yang berlawanan“. (kiblat.net/syiahindonesia.com)

Berikut videonya:

Lho, Kok Ada Kamera Buatan Indonesia Milik Tentara Syiah Suriah?

Kamera Drone Bashar Asad
Syiahindonesia.com - Sebuah akun twiter yang dikenal milik kelompok Jabhah Nusrah di Latakia merilis kabar jatuhnya sebuah drone milik rezim Bashar Asad. Posting dirilis pada 21 Juli 2015, mengabarkan keberhasilan kelompok pimpinan Abu Muhammad Al-Jaulani itu merontokkan pesawat tanpa awak tersebut di daerah Jabal Akrad, Latakia.

Akun tersebut juga merilis foto-foto puing pesawat tersebut. Menariknya, saat diperlihatkan bagian kamera pengintai, terlihat keterangan bahwa kamera tersebut dibuat di Indonesia dengan merk Olympus. Faktor kebetulan bisa saja terjadimengingat banyak pabrik kelas dunia yang memproduksi barang-barang elektronik di Indonesia.

Berdasarkan tulisan yang tertera, kamera tersebut berjenis TG-310. Jenis tersebut merupakan model kamera saku. Dari jenis kamera yang ditanam tersebut, agaknya drone tersebut difungsikan sebagai pemindai posisi musuh dan memandu artileri dengan jarak sekitar 1-2 Km dan dioperasikan cara terbang rendah. Karena terbang tidak terlalu tinggi,  indera yang ditanam pun hanya kamera dengan resolusi biasa. Karenanya pula, mudah dirontokkan dari darat.

Ini berbeda dengan done yang bersifat long range-long endurance semacam Predator atau Reaper yang mampu terbang hingga ribuan kilometer dan terbang tinggi dalam jangka waktu lama. Drone seperti ini dilengkapi dengan penginderaan yang lebih canggih, sehingga mampu menargetkan personal secara rinci sebagaimana yang digunakan AS untuk memburu Al-Qaidah di Yaman dan Taliban di Afghanistan.

Bagaimanapun, temuan ini langsung menjadi pembicaraan yang cukup hangat di media sosial. Salah satu pemirsa berkomentar, “Drone kok pake kamera saku.” Sementara yang lain menimpali, “Mungkin nemu di FJB Kaskus.”

Yang pasti foto tersebut memperkaya “keterkaitan” Indonesia dalam perang yang berkecamuk di Suriah. Hanya saja bila sebelumnya dipenuhi foto-foto jihadis asal Indonesia, foto ini berbicara sesuatu yang agak berbeda. (kiblat.net/syiahindonesia.com)

Berikut foto kamera Drone milik Asad:



Lawan Milisi Syiah, Muslim Suriah Jatuhkan Bom di Kota Idlib

Para Pemberontak Suriah Menyiapkan Tembakan Mortir untuk Melawan Pasukan Assad (Dok. Istimewa)
Syiahindonesia.com - Para mujahidin Suriah, termasuk Jabhah Nushrah menghujani dua desa kaum Syiah dengan ratusan roket dan mortir. Penyerangan itu terjadi di wilayah barat laut Provinsi Idlib, Suriah mulai Senin hingga Selasa (21/7/2015).

Pemantau krisis Suriah, yakni Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan, ada tujuh orang yang tewas dalam serangan itu.

Dua desa itu sampai saat ini masih menjadi medan perang antara kaum Muslimin Suriah dengan pasukan Syiah Assad yang dibantu milisi Hizbullah Lebanon.

Diantara kubu kaum Muslimin Suriah mengaku sudah menyerang dua desa kaum sesat Syiah itu sejak 15 Juli 2015. Menurut mereka, serangan itu sebagai pembalasan atas serangan pasukan rezim Syiah Assad di Zabadani, benteng wilayah yang dikuasai muslim Ahlus Sunnah di sepanjang perbatasan Suriah dengan Lebanon pada awal bulan ini. (nisyi/syiahindonesia.com)

Dalam tekanan bom rezim Syiah, kaum Muslim tetap shalat Idul Fitri di Jabal Jawi Idlib

Shalat Idul Fitri 1436 H di Jabal Jawi, Propindi Idlib, Suriah
Syiahindonesia.com - Menyedihkan, suasana Idul Fitri di Suriah. Masyarakat dihinggapi rasa takut untuk melaksanakan shalat Idul Fitri. Hal ini disebabkan pada akhir Romadhon rezim syiah Bashar Asad lebih sering membombardir masjid melalui serangan udara,pesawat tempur dan helikopter dengan muatan bom-bom.

Abu Abdulah kontributor Arrahmah.com, melaporkan dari Jabal Jawi propinsi Idlib bahwa pada malam hari sebelum hari Idul Fitri, rezim Syiah Nushairiyah menjatuhkan bom barmil dengan sasaran masjid, Namun luput, dan mengakibatkan 6 orang gugur syahid serta sejumlah orang terluka.

“Beginilah kondisi shalat Idul Fitri tahun ini 1436 H,” lapornya.

Kaum Muslimn Suriah mengiginkan pelaksanaan Shalat Idul Fitri aman dan damai seperti saudara-saudara mereka di belahan bumi Allah lainnya. Meski hanya 3 shaf shalat Id tetap dilaksanakan.

“Subahanallah betapa mereka mengiginkan kedamaian seperti layaknya ditempat lain,” tutup Abu Abdullah. (azmuttaqin/arrahmah.com/syiahindonesia.com)

Efek pengeboman rezim Syiah di Jabal Jawi Propinsi Idlib, sehari sebelum Idul Fitri 1436 H

Asal Mula Ajaran Nikah Mut'ah

Syiahindonesia.com - Syiah dalam hal nikah mut’ah pada dasarnya adalah meneruskan keburukan ajaran nabi palsu Majusi bernama Mazdak yang menghalalkan wanita dan harta sebagai milik bersama, ibarat rumput dan air ; siapa saja boleh mengambil, dan siapa saja boleh memakai. (Lihat buku Hartono Ahmad Jaiz, NABI-NABI PALSU DAN PARA PENYESAT UMAT, Pustaka Al-Kautsar, Jakata).

Dari sini dapat dipahami, agama syiah pada hakikatnya adalah keyakinan Majusi berbaju Islam.

Dan dari situlah dapat dibantah perkataan dedengkot syiah yang berkilah bahwa Syiah tidak sesat karena boleh berhaji dan masuk Masjid Haram Makkah.

Bantahannya adalah : bolehnya orang Syiah masuk Masjidil Haram bukan karena tidak sesat, tetapi hanya karena Syiah itu kovernya adalah Islam. Sebagaimana dedengkot munafiq Abdullah bin Ubay bin Salul zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam boleh masuk ke Masjid Haram (Nabawi) di Madinah bahkan shalat di belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena kovernya adalah Islam, walau isinya adalah kafir.

Itu bukan karena orang munafiq itu tidak sesat, bahkan sesat lagi kafir, namun covernya adalah Islam. Demikian pula syiah, sesat lagi kafir karena isinya adalah keyakinan Majusi namun covernya adalah Islam. [Sumber: nahi munkar]