Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Pada 3 Oktober 1988, Haidar Bagir, Agus Effendi, Ahmad Tafsir, dan Ahmad Muhajir, serta Jalaludin Rakhmat, mendirikan Yayasan Muthahhari. Jalaludin Rakhmat pada awalnya aktif berbicara seputar pemikiran Hasan al-Banna, Sayyid Quthub, dan Said Hawwa. Akan tetapi, pertemuannya dengan Husein al-Habsyi membuatnya berafiliasi kepada Syiah dan mulai aktif berbicara seputar akidah Syiah.

Orientasi dari Yayasan Muthahhari adalah SMA Muthahhari. Maka dari itu, SMA ini kemudian dikenal sebagai sekolah modern milik Syiah yang pertama di Kota Kembang Bandung.

Hingga 2001, Syiah telah mendirikan 36 yayasan di Indonesia dan terus bertambah sampai sekarang. Di antara yayasan yang telah mereka dirikan ialah

– Yayasan Fatimah, Condet Jakarta;

– Yayasan Al-Muntazhar, Jakarta;

– Yayasan Mulla Shadra, Bogor;

– YAPI, Bangil;

– Yayasan Al-Itrah dan Yayasan Al-Hujjah, Jember;

– Yayasan Madina Ilmu, Bogor;

– Yayasan Al-Baro’ah Tasikmalaya;

– Yayasan As-Salam, Majalengka;

– Yayasan Al-Mujtaba, Purwakarta;

– Yayasan Rausyan Fikr, Jogya;

– Yayasan Al-Ishlah, Cirebon;

– Yayasan Al-Wahdah, Solo;

– Yayasan Al-Amin, Semarang;

– Yayasan Safinatunnajah, Wonosobo;

– Yayasan Pintu Ilmu, Palembang;

– Yayasan Al- Hakim, Lampung;

– Yayasan Ulul Albab, Aceh;

– Yayasan Arridho, Banjarmasin;

dan lainnya. Manhajul-anbiya.net

0 komentar: