Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Makassar -- Ketua Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI) Bagian Timur Indonesia KH Said Abdul Samad mengatakan, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sebagai lembaga pendidikan harus bisa mendidik mahasiswanya dengan baik, dengan aliran-aliran yang benar dan tidak menyimpang bukan sebaliknya, seperti dengan menyebar ajaran Syiah dengan bentuk yang lebih soft dan tertutup.

Dalam hal ini pihaknya akan kembali menyurati pengurus Mejalis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel untuk mengambil sikap yang betul-betul tegas dalam persoalan Syiah, bahkan akan bermusyawarah dengan pihak-pihak terkait agar bagaimana dalam waktu dekat pihaknya bisa melakukan audience dengan pengurus tertinggi di MUI.

"Sejauh ini kita melihat MUI membuka diri dengan orang-orang Syiah dalam hal membantu mereka menyebarkan aliran-alirannya. Makanya kami menyesalkan sikap para pengurus ini," katanya via telepon, Kamis (28/12/2017).

Persoalan Syiah yang semakin hari semakin mudah mempengaruhi tokoh-tokoh Islam merupakan masalah serius sehingga butuh penyelesaian yang jauh lebih serius lagi. Apalagi ketegasan Rektor UIN Alauddin yang menganggap tidak ada lagi masalah antara ajaran Syiah dan Sunni.

"Akan lebih berbahaya lagi jika apa yang menjadi kebijakan UIN Alauddin ini juga diikuti kampus-kampus lainnya disini. Kecuali jika kita diberikan ruang seluas-luasnya untuk memfilter ajaran Syiah ini mungkin ada sedikit harapan untuk menutup ruang mereka," tutup Kiyai Said. Harianamaha.com

0 komentar: