Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Dibalik musibah gempa yang melanda kawasan Iran dan Irak, Allah memberi pesan agar tidak takabur, merasa lebih kuat dan sombong karena berhasil melumpuhkan ISIS.

Hikmah paling penting dari itu hendaknya bangsa Iran dan Irak bertobat selama belum kiamat. Seperti yang kita ketahui bersama bahwasannya mayoritas penduduk Iran dan Irak menganut paham Syiah.
Memperlakukan kaum sunni dengan kejamnya dan melarang berdirinya masjid-masjid untuk kaum Sunni.
Dikabarkan bahwasannya lebih dari 135 orang tewas akibat gempa dahsyat yang mengguncang wilayah perbatasan Iran dan Irak. Ratusan orang lainnya luka-luka akibat gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR) di wilayah pegunungan tersebut.

Menurut Mojtaba Nikkerdar, wakil gubernur provinsi Kermanshah, Iran, seperti dilansir media Iran, Press TV, Senin (13/11/2017), sebanyak 129 orang tewas di provinsi itu sendiri akibat gempa yang terjadi pada Minggu (12/11) malam waktu setempat. Dikatakannya, jumlah korban luka-luka telah melampaui 900 orang.
”Ada orang-orang yang masih berada di bawah reruntuhan. Kami harap angka korban tewas dan luka-luka tak akan bertambah terlalu banyak, namun itu akan bertambah,” tuturnya.

Provinsi tersebut mengumumkan tiga hari berkabung atas peristiwa bencana alam ini. Gempa bumi yang terjadi di wilayah pegunungan perbatasan Iran-Irak ini memicu tanah longsor, yang mempersulit upaya penyelamatan.

”Sulit untuk mengirimkan tim-tim penyelamat ke desa-desa karena jalan-jalan telah terputus… ada tanah longsor,” ujar kepala layanan darurat Iran, Pir Hossein Koolivand.

Menurut badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa berada sekitar 103 kilometer tenggara kota Sulaymaniyah, Irak dan sekitar 31 kilometer pinggiran kota Halabja, Irak timur.

Di Irak, kerusakan paling parah akibat gempa terjadi di kota Darbandikhan, sekitar 75 kilometer sebelah timur kota Sulaimaniyah di wilayah semiotonomi wilayah Kurdi.

Sadar dan bertobatlah wahai bangsa Iran- Irak, kembalilah kepada ajaran Diinul Islam yang hanif sebelum datangnya peringatan Allah yang lebih dahsyat lagi.(dtk /Lasdipo.co)

0 komentar: