Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Makassar -- Forum Umat Islam (FUI) Sulsel mengungkapkan kekecewaannya terhadap dialog yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Bidang Komisi Ukhuwah, Rabu (11/10/2017) lalu.

Pasalnya pada dialog keummatan yang berlangsung di Aula Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik UIN Samata Gowa kembali menghadirkan kelompok Syiah dan Ahmadiyah.

Sekretaris Jendral (Sekjend) Forum Umat Islam (FUI) Sulsel K.H Sirajuddin menegaskan, persoalan Syiah di Sulsel maupun di Makassar sama sekali tidak ada toleransi. Sebab, menurutnya, Syiah sangat jauh dengan aqidah kaum Sunni yang secara mayoritas bermukim di Sulsel.

Misalnya, kaum Syiah membenarkan untuk mencaci, melaknat, dan menghina sahabat Rasullullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, seperti Abu Bakar Ash-Shiddieq, Usman bin Affan, dan Umar bin Khatab. Bahkan secara terang-terangan menghina Aisyah.

"Tidak mungkin membangun toleransi dengan orang-orang seperti mereka. Tidak ada yang bisa menjamin tidak timbul konflik," tegasnya pada harianamanah.com, Jumat (13/10/2017). (albert/syiahindonesia.com)

0 komentar: