Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Ribuan jamaah calon haji Yaman yang ingin melakukan ibadah haji tahun ini dihentikan oleh pemberontak Syiah Houtsi, kantor berita resmi Yaman SABA melaporkan.

Dilansir Middle East Monitor hari Selasa (15/8/2017), Mukhtar Al-Rabash, wakil menteri luar negeri Kementerian Wakaf untuk Departemen Haji dan Umrah, mengatakan kepada SABA bahwa pemberontak Syiah Houtsi dan milisi yang setia kepada presiden terguling Ali Abdullah Saleh telah merampas paspor lebih dari 2.000 jamaah calon haji dan menghalangi kepergian ratusan Orang lainnya dari daerah yan berada di bawah kendali mereka.

Al-Rabash menunjukkan bahwa paspor para peziarah disita di pos pemeriksaan milisi pemberontak. "Hal ini telah menyebabkan penundaan jadwal kedatangan haji ke Mekah sesuai kesepakatan dengan pemerintah Saudi," tambahnya.

Pejabat Yaman mengecam praktik yang dilakukan terhadap jamaah calon haji, dengan menekankan bahwa mereka seharusnya tidak menjadi bagian dari konflik politik antara pemerintah Yaman dan kelompok pemberontak Syia kaki tangan Iran tersebut. Voa-islam

0 komentar: