Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Gubernur Provinsi Wasit, Malik Khalf Wadi mengungkapkan bahwa pemerintah pusat akan segera membuka gerbang perbatasan Perlintasan Syihabi yang akan menghubungkan sisi Irak dan Iran.

“Sisi Iran telah merampungkan persiapan untuk membuka Perlintasan Syihabi yang akan menghubungkan jalur darat dengan Irak,” ujar Malik Khalf Wadi dalam kunjungannya ke Provinsi Ilam, Iran, yang berada di sisi seberang provinsi Wasit, seperti dilansir Arabi21.

Gubernur Malik Khalf Wadi menjelaskan bahwa Perdana Menteri Haider al-Abadi dan Kementerian Dalam Negeri telah menyetujui pembukan Perlintasan Syihabi, termasuk jaringan listrik dan air hinggak ke wilayah Provinsi Ilam di sisi Iran.

Rencananya Gubernur Malik Khalf Wadi akan membuka secara resmi Perlintasan Syihabi setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri mendatang, tanpa menentukan tanggal pastinya.

Jika resmi dibuka, Perlintasan Syihabi akan menjadi gerbang perbatasan kelima jalur darat yang dibuka pemerintah Baghdad untuk menghubungkan dengan sisi Iran setelah Mandali, dan Zurbatiyah, dan Shalamcheh dan Scheeb  yang terletak di kawasan selatan.

Perlu di ingat bahwa surat kabar Inggris The Guardian pernah menerbitkan sebuah laporan mengenai rencana pemerintah Syiah Iran untuk membuka jalur darat yang akan menghubungkan Teheran hingga Laut Mediterania.

Tentunya ini dilakukan untuk mempermudah pengiriman Milisi Syiah Populer yang kini berkumpul di Irak untuk mendukung hegemoni Syiah Iran di kawasan Dunia Arab. (Rassd/Ram/eramuslim)

0 komentar: