Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Tidak cukup dengan 59 rudal Tomahawk yang menargetkan pangkalan udara Syahrat di provinsi Homs, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi tambahan terhadap ratusan staf Pusat Penelitian dan Studi Ilmiah Suriah terkait serangan kimia di Khan Sheikhoun pada 4 April kemarin.

Dalam pengumumannya hari Senin (24/04) kemarin, Departemen Keuangan AS menyatakan menjatuhkan sanksi teradap 271 staf Pusat Penelitian dan Studi Ilmiah Suriah, termasuk mereka yang berkerja mendukung program senjata kimia minimal sejak tahun 2012.

“Sanksi yang luas ditujukan Pusat Penelitian dan Studi Ilmiah Suriah yang ikut bertanggung jawab atas pembantaian warga sipil dan anak-anak tidak berdosa,” ujar Menteri Keuangan Steven Mnuchim dalam keterangan persnya.

Menkeu Steven Mnuchim melanjutkan, “Melalui sanksi ini Amerika Serikat memberikan pesan yang kuat bahwa rezim Syiah Assad memikul tanggung jawab penuh untuk setiap pelanggaran-pelanggaran berat hak asasi manusia, serta mencegah penyebaran senjata kimia barbar.”

Lebih dari 90 warga sipil tewas dan ratusan lainnya terluka setelah pesawat tempur rezim Syiah Assad menjatuhkan bom berisi gas saraf sarin pada Selasa pagi di kota Khan Sheikoun. (Rassd/Ram)

0 comments: