Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com, Damaskus – Ha’iah Tahrir Al-Syam (HTS), Ahad (12/03), bertanggung jawab atas serangan bom di kompleks kuburan yang disucikan pengikut Syiah, Bab Ash-Shaghir, di Damaskus, Sabtu lalu. Serangan ini sebagai pesan bagi Iran yang telah menjajah Suriah.

“Hari Sabtu…pejuang dari pejuang-pejuang Islam meluncurkan operasi peledakan di pusat ibukota Damaskus. Puluhan orang tewas dan luka-luka,” kata HTS dalam pernyataannya seperti dilansir BBC.

Pernyataan itu menegaskan bahwa operasi ini merupakan pesan yang sangat jelas bagi Iran dan milisinya. Ditegaskannya bahwa bebenaran tidak akan sirna, bumi tidak akan hilang dan agresor harus hengkang.

Pejuang yang meluncurkan serangan ganda ini Abu Aisyah dan Abu Umar. Setelah tim melakukan pemantauan beberapa hari, kedua pejuang anshar (dari luar Suriah) ini menyerbu kerumunan milisi Iran dan milisi Pertahanan Nasional di ibukota Damaskus.

Tidak dijelaskan nasib kedua pejuang HTS tersebut. Sejumlah informasi menyebutkan mereka terbunuh, sebagian mengatakan kedua pejuang itu meledakkan diri dengan bom rompi yang mereka bawa.

Lembaga pengawas HAM Suriah melaporkan bahwa jumlah korban akibat serangan pada siang hari itu bertambah 74 korban tewas. 43 di antaranya diketahui warga Irak.

Selain pasukan keaman Suriah dan milisi Iran, dilaporkan sejumlah warga yang melintas turut menjadi korban, sebagaimana laporan pengawas HAM.

TV rezim Assad tidak menjelaskan kerugian milisi atau pasukan akibat serangan mematikan itu. Media rezim hanya menyebut korban tewas sebanyak 43 orang.

Akan tetapi, halaman online pro rezim saling membagi ucapakan bela sungkawa atas Mayor Khalid al-Saadi, kepala bukti forensik, yang menjadi korban serangan itu. Selain itu, mereka juga mengabarkan 16 anggota milisi Pertahanan Nasional tewas bersama Mayor Khalid.

Portal berita Enabbaladi.net melaporkan, kompleks pemakaman Bab Ash-Shagir pada Ahad sore menyaksikan proses pemakaman para korban ledakan. Terdengar suara tembakan berkali-kali dan raungan mobil ambulan.

Bab Ash-Shagir merupakan kompleks kuburan keluarga (Ahlul Bait) Nabi Muhammad SAW, menurut keyakinan para pengikut Syiah. Hampir setiap hari para pengikut Syiah dari berbagai negara, terutama Iran dan Irak, mengunjungi kuburan ini.

Lokasi ini berada hanya sekitar 30 km dari wilayah kontrol pejuang, yang merupakan daerah Damaskus terdekat dengan front. Keberhasilan pejuang menembus ke basis rezim menjadi pukulan besar bagi militer Suriah. (kiblat)

0 comments: