Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Pemimpin pemberontak Syiah Hutsi menyatakan bahwa pihaknya memiliki pesawat tak berawak (drone) dan rudal SAM.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh saluran televisi Hutsi, Al-Maseera, Abdul Malik al-Hutsi mengatakan bahwa pihaknya sekarang telah membangun “manufaktur artileri dan pertahanan udara.”

Terkait hal ini, Abdul Malik al-Hutsi mengaku bahwa gerakannya telah mempunyai rudal SAM yang diklaimnya mampu menjatuhkan jet tempur Koalisi Teluk.

Dia juga sesumbar bahwa rudal tersebut dapat menjangkau wilayah Arab Saudi yang terus membantu pemerintah Yaman.

Pernyataan ini disampaikannya satu pekan setelah militer Uni Emirat Arab menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak Hutsi di kota pelabuhan strategis Mocha.

Perlu diketahui, Yaman telah dilanda kekacauan sejak tahun 2014 ketika pemberontak Syiah Hutsi dan sekutunya menyerbu ibukota Sanaa dan beberapa bagian lainnya.

Konflik pun meningkat di tahun setelahnya, ketika Arab Saudi dan sekutu Teluknya meluncurkan kampanye pemboman untuk membombardir pemberontak Hutsi di Yaman. (hk/anadolu)

0 komentar: