Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Demam Batu Akik yang sedang melanda masyarakat akhir-akhir ini semakin menyedot perhatian, baik dari media, institusi pemerintah, maupun komunitas sosial dan keagamaan.

Cincin batu akik memiliki banyak jenis. Harganya pun beragam, mulai dari yang paling murah hingga yang paling mahal disesuaikan dengan kombinasi warna dan bentuknya. Walaupun tidak pernah ada tarif standar untuk sebuah Batu Akik, tapi tidak sedikit dari penggemar Batu Akik mau merogoh kocek yang dalam hanya untuk sebuah batu. Bahkan, baru-baru ini masyarakat digemparkan dengan pemberitaan batu akik yang dibanderol Rp. 15 Miliar oleh pemiliknya.

Mungkin bagi kita yang bukan penggemar Batu Akik harga tinggi yang hanya untuk sebuah batu ukuran kecil terdengar agak berlebihan, tapi tidak bagi beberapa orang, uang bukan masalah selama sebuah batu yang diinginkan sudah ada ditangan. Ada banyak alasan seseorang membeli batu cincin berbagai ukuran itu, mulai dari alasan keindahan hingga alasan klenik dan mistik.

Bagi kalangan penggemar batuan alam, batu akik memiliki tempat tersendiri dan diperlakukan sangat istimewa. Hal itu terkait dengan kekuatan alami yang dipercayai terkandung di batu tersebut. Jika dimanfaatkan dengan benar dan sesuai dengan karakter penggunanya, batu akik dipercaya dapat memberikan kelebihan baik berupa karisma maupun kekuatan tertentu, salah satunya penolak bala.

Keyakinan ini tersebar hampir di semua masyarakat. Mulai dari tukang becak hingga petinggi negara pun meyakini aspek mistik batu akik jika digunakan. Bahkan, sebagian ulama juga menggunakan cincin batu akik untuk menambah karisma.

Beberapa jenis batu yang diakui bertuah salah satunya adalah mustika macan putih. Batu ini berbentuk oval dengan warna dominan putih seperti susu. Batu jenis ini dipercaya dapat memberikan manfaat dan membuat pribadi seseorang baik juga menyenangkan. Selain itu, batu jenis ini dipercaya dapat melancarkan karir seseorang.

Batu akik yang mempunyai kekuatan gaib bukan batu sembarangan. Batu akik yang memiliki unsur magis berasal dari alam, bukan buatan manusia. Sebut saja mirah delima yang dipercaya memiliki segudang khasiat bagi pemiliknya. (sumber: merdeka.com)



Serupa Tapi Tak Sama

Bagi orang Syiah—meski terdapat kesamaan sikap dengan penggemar batuan alam pada aspek tertentu—batu akik diyakini memiliki nilai lebih daripada sekadar kekuatan alami. Sebab, bagi orang Syiah, menggunakan cincin batu akik bernilai ibadah. Karena itu, dianjurkan dipakai saat-saat berdoa atau ibadah.

Di sebuah web Syi’ah—misykat.net—disebutkan bahwa: cincin berupa batu akik, yang banyak disebutkan dalam hadis dan dianjurkan dipakai berdasarkan hadis-hadis dari riwayat Ahlul Bait Rasulullah saw. Batu akik yang dianjurkan digunakan terdiri dari: Yamani, Piruz, Durrunnajaf, Syarafusyam, dan lainnya. Semua batu yang disebutkan memiliki keistimewaan tersendiri karena berasal dari negara Timur Tengah.

Masih dalam web yang sama, disebutkan bahwa: Dalam kitab Tahdzib wa Mishbah disebutkan bahwa Hasan Al-Askari as—yang konon menurut orang Syiah—sebagai salah seorang keturunan Rasulullah saw, mengatakan bahwa ada lima tanda seorang mukmin. Pertama, melaksanakan shalat yang lima puluh satu; 17 rakaat shalat fardhu (wajib) dan 34 shalat nawafil (sunnah). Kedua, ziarah arbain (hari keempat puluh wafatnya Imam Husain, setiap tanggal 20 Shafar). Ketiga, mengenakan cincin pada jari tangan kanan. Keempat, sujud pada tanah (ketika shalat). Kelima, menzaharkan “bismillahirrahmanirrahim” pada setiap baca surah fatihah dalam shalat.

Selanjutnya, dicantumkan beberapa hadis riwayat Syiah tentang manfaat batu akik, antara lain: Rasulullah Saw bersabda: “Pakailah cincin Akik, sesungguhnya selama kalian memakai cincin akik maka kesedihan dan kegalauan tidak akan masuk dalam hati kalian.” (Rujuk kitab Uyun Akhbar Al-Ridho 2/47. Wasail 5/86. Makarimul Akhlak hal 87. Sahifah Al-Ridho hal 62).  (sumber: misykat.net)

Sobat sigabah.com yang budiman, hadis riwayat Syiah tentang manfaat batu akik ini dimunculkan saat fenomena batu akik melesat cepat. Kami yakin, sebelumnya masyarakat muslim Indonesia tidak pernah tahu keberadaan “hadis-hadis aneh” semacam ini. Jadi, bila Anda penggemar batu akik pandai-pandailah dalam memilih, karena ada modus Syiah di balik tren Batu Akik.

By Tim Sigabah Waspada, sigabah.com

0 comments: