Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Iran untuk Keamanan Nasional, Ali Shamkhani, mengatakan bahwa negaranya akan tetap berada di Suriah selama rezim Syiah Bashar al-Assad membutuhkan kehadiran Teheran.

Dukungan dan kehadiran Teheran untuk rezim Syiah Assad adalah dalam kerangka strategi Iran untuk mempertahankan dari kelompok mujahidin Islam, ujar Ali Shamkhani dalam keterangannya pada hari Senin (16/01) kemarin.

Ali Shamkhani melanjutkan, “Syiah Iran memiliki 4 pandangan dalam mengakhiri perang di Suriah, dan yang paling penting adalah menegaskan keikutsertaan Bashar al-Assad dalam pemilu selanjutnya.”

Menurut Ali Shamkhani negaranya tidak puas dengan kesepakatan yang terjadi antara Rusia dan Turki dalam deklarasi inisiatif Moskow-Ankara mengenai konflik di Suriah, dimulai dengan upaya gencatan senjata dan perundingan kedua belah pihak, yang dianggap dapat memarginalkan peran Syiah Iran di Suriah.

Perlu diketahui bahwa Syiah Iran telah mulai mengirimkan pasukan militernya ke Suriah pada pertengahan tahun 2012 lalu, dimana para pejabat pemerintah Teheran mengakui bahwa tujuan pengiriman pasukan dan milisi ini adalah murni peperangan melawan kelompok mujahidin Islam. (Alarabiya/Ram)

0 comments: