Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Pemberontak Syiah Houthi dilaporkan telah merekrut paksa lebih dari 450 anak-anak di provinsi al-Mahwit, sebelah barat Sana’a, untuk ikut bertempur dalam perang melawan pasukan pemerintah Yaman dan Aliansi Militer Islam.

Seperti dilansir Al Arabiya dari sumber lokal yang minta dirahasiakan namanya mengatakan, “Perekrutan terbaru terjadi pada pekan terakhir di bulan Desember 4 tahun 2016, dimana Sekjen Dewan lokal al-Mahwit, Mohammed Yahya Abdu, yang berafiliasi dengan pemberontak Syiah Houthi mengumpulkan sekitar 50 anak-anak untuk menghadiri pentas kebudayaan. Dan pada akhirnya mereka dilatih dan dikirim ke medan peperangan.”

Kekurangan milisi akut menjadi penyebab utama pemberontak Syiah Houthi merekrut anak-anak berusia 13 tahun untuk dipaksa bertempur, terlebih banyak milisi Syiah yang tewas dalam pertempuran beberapa bulan terakhir, ujar sumber menambahkan.

Selain al-Mahwit, pemberontak Syiah Houthi juga mendirikan kamp pelatihan militer di wilayah ‘Imran untuk melatih anak-anak dari provinsi al-Mahwit dan Hajjah.

Sementara itu sumber hak asasi manusia Yaman memperkirakan sekitar 10 ribu anak-anak telah dipaksa ikut berperang oleh pemberintak Syiah Houthi sepanjang tahun 2016 kemarin. (Alarabiya/Ram)

0 comments: