Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Sedikitnya 40 bom barel dijatuhkan pesawat rezim Syiah Bashar al-Assad di kota Ain Fijeh Wadi Barada, pasca berakhirnya perundingan Astana yang menghasilkan gencatan senjata di seluruh wilayah Suriah.

Sumber lokal untuk Sky News Arabia, mengatakan bahwa pesawat tempur rezim Syiah Assad dan Hizbullah Lebanon terus melancarkan operasi militernya di kota Ain Fijeh, Wadi Barada, dalam rangka merebut sumber pasokan air utama ke ibukota Damaskus.

Puluhan bangunan dan properti hancur akibat pemboman ini, termasuk jalur pasokan air bersih ke wilayah ibukota Damaskus.

Sebelumnya delegasi kelompok pejuang revolusi Suriah dalam pernyataannya di sela perundingan Astana pada hari Senin (23/01) kemarin menekankan bahwa pejuang Suriah tidak pernah memutus aliran air bersi ke ibukota Damaskus.

“Kami ingin mengirim air tersebut ke ibukota, akan tetapi pesawat rezim Syiah Assad dan tentaranya terus membombardir wilayah kami yang menjadi sumber utama air, sehingga menyebabkan kerusakan di stasiun pompa dan jalur air bersih ke wilayah ibukota,” ujar sumber tersebut kepada wartawan. (Skynewsarabia/Ram)

0 comments: