Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Inilah sebagian dari keyakinan Syi'ah yang sangat bertentangan dengan aqidah umat islam.

1. Syi'ah meyakini bahwa Allah mengutus Jibril untuk menyampaikan wahyu kepada Ali bin Abi Thalib ra. Namun Jibril salah, dan akhirnya menyampaikannya kepada Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. (Lihat Kitab Al-Maniyatu Wa Al-Amaal Fie Syarh Al-Milal wa An-Nihal, hal 30)

2. Syi'ah meyakini bahwa Al-Qur'an yang ada saat ini adalah kurang. Sedangkan Al-Qur'an yang sesungguhnya telah diangkat oleh Allah kelangit saat para sahabat murtad. (Lihat kitab At-Tanbih wa Ar-Rad, hal 25)

3. Syi'ah meyakini bahwa Rasulullah hanya menyampaikan sebagian syaritan, adapaun sisanya diserahkan kepada Ali bin Abi Thalib untuk menyampaikannya. (Lihat Kitab Ta'liq Syihabuddin An-Najafi Ala Ihqaq Al-Haq Li At-Tastari, Juz 2, hal 288-289)

4. Syi'ah meyakini bahwa para imam  mereka adalah perantara antara Allah dan hamba-Nya. (Lihat Bihar Al-Anwar, juz 23, hal 99)

5. Syi'ah meyakini bahwa Haji ke kuburan imam-imam mereka lebih utama dan lebih penting dari pada haji ke Ka'bah. (Lihat Kitab Tsawab Al-A'mal wa 'Iqob Al-A'mal, hal 121-122)

6. Syi'ah meyakini bahwa mengunjungi kuburan Husain, sama dengan mengunjungi Allah di Arsy-Nya, maha suci Allah. (lihat Kitab Al-Mizar Al-Mufid, hal 51)

7. Syi'ah meyakini bahwa tanah kuburan Husain adalah obat bagi segala penyakit. (Lihat Kitab Al-Amali, juz 93, hal 318)

8. Ulama' Syi'ah meyakini bahwa tidak ada bedanya antara Allah dan imam-imam mereka. (Lihat Kitab Mashobih Al-Anwar fi Hal Musykilat Al-Akhbar, juz 2, hal 222-397)

9. Syi'ah meyakini bahwa imam-imam mereka mempunyai jaminan untuk memasukkan kelompoknya ke surga. (Lihat Kitab Rijal Al-Kasyi, juz 5, hal 490-491)

10. Syi'ah meyakini bahwa pertama kali yang akan ditanya di kuburan nanti adalah tentang kecintaan terhadap Ahlu Bait. (Lihat Bihar Al-Anwar, juz 27, hal 79)

Kitab-kitab yang disebutkan adalah karangan Ulama' dan cendikiawan Syi'ah, kami sebutkan sumber-sumber tersebut sebagai bukti. (qodisiyah)

0 komentar: