Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Jumlah korban sipil yang tewas di kota Aleppo yang terkepung meningkat pada hari Selasa menjadi 51 orang meninggal, sebagian besar wanita dan anak-anak, akibat serangan rudal dan serangan udara yang menargetkan lingkungan yang dikepung, ElDorar AlShamia melaporkan, Selasa (29/11/2016).

150 Serangan udara dan 1.200 artileri menargetkan lingkungan Bab Nairab dan Muyasar, Salhin, Ansari, Marjah, Karm Beik, Izaa dan Salah al-Din, menambahkan bahwa 25 korban, sebagian besar wanita dan anak-anak, tewas dalam pemboman Bab Nairab saat mereka mencoba melarikan diri dari wilayah mereka, menurut Pertahanan Sipil Helm Putih (the White Helmets Civil Defense) di Aleppo.

Pertahanan Sipil mencatat bahwa masih banyak korban yang berada di bawah reruntuhan, sementara sejumlah korban lain tidak tercatat sebagai akibat penembakan yang intens.

Kota Aleppo mengalami bencana kemanusiaan karena fasilitas yang paling penting, yaitu rumah sakit dan pabrik roti (oven untuk membuat roti) tidak dapat bekerja, ditambah pertahanan sipil menyatakan kehabisan persediaan bahan bakar. (jurnalislam)

0 comments: