Breaking News
Loading...

Syiahindonesia.com - Rezim Assad, Garda Revolusi Iran dan Hizbullah mengalami kerugian signifikan dalam operasi pembebasan Aleppo oleh oposisi Suriah.

Dikutip dari El-Dorar, Senin (31/10), 22 perwira dan jenderal militer tewas dalam tiga hari pertempuran. Diantaranya dua jenderal dari Garda revolusi Iran, Muhammad Husaini Rafi’ dan Brigadir Jenderal Zakir Heydari, seorang kolonel bernama Haj Kinan dan komandan lapangan Muhammad Kayani, serta seorang pensiunan jenderal, Ghulam Ridha Simai.

Hizbullah telah meratapi kematian tujuh komandan lapangannya, yaitu: Muhammad Ali Huzaimah, Hussein Adnan Shakir dari kota Mays Selatan, Hassan Hussein Khamenei dari kota Haruf di Nabatiyeh, Ali Hussein Thawil dari pinggiran selatan Beirut, Yusuf Mohamed Nasrallah dari kota Tsuwar, Melhem Ali Nurrami dari kota Baalbek di Bekaa, dan Hassan Ali Abdullah dari Baalbek.

Adapun pasukan Assad, sumber-sumber resmi Rezim telah mengakui kematian sepuluh komandan lapangannya. Mereka adalah Kolonel Muwaffaq Ali Issa, Kolonel Ziad Hail Aflaq, Kolonel Bashar Mazy Abu Hamra, pemimpin di milisi Suqour Sahra Bashar Abu Khalil, komandan Bashar Ma’in Ruslan, dan Kapten Khaldoun Ahmed Diob, Letnan Satu Mohammed Ali Saidi, Letnan Satu Yazin Sharim, Letnan Mahmoud Talal Al Awja, dan seorang pilot Letnan Satu Abdullah Zain.

Perlu dicatat, oposisi Suriah telah menewaskan 130 tentara Rezim dan milisi Syiah yang membantunya selama pertempuran untuk mengambil alih pinggiran desa-desa yang dukuasai Assad. (kiblat)

0 comments: