Breaking News
Loading...

illustrasi
Syiahindonesia.com - Sumber media Iran mengakui delapan orang dari anggota Garda Revolusi Iran telah tewas di Aleppo, Suriah utara dalam pertempuran terakhir beberapa hari lalu. Mereka dibawa dari Suriah dan dikubur di Iran.

Kantor berita Iran, termasuk defapress, media yang berafiliasi kepada angkatan bersenjata Iran, Selasa (9/8) mengonfirmasi terbunuhnya Sayyid Ghulam Husein Musawi dan Ali Nadhari. Keduanya adalah petugas dari Pengawal Revolusi yang terlibat dalam pertempuran di Aleppo baru-baru ini. Keduanya dikubur di kota Yazd dan Jahrom.

Selain itu, media Iran juga mengumumkan kedatangan jenazah Farid Kawiyani, salah seorang anggota Pengawal Revolusi, dari Suriah hari Selasa kemarin, ke kota Ardebil, Iran Utara. Sebelumnya, Muhammad Hasan Qasimi dan Shadiq Muhammad Zadah, dua anggota Pengawal Revolusi, juga diumumkan telah tewas di Suriah.

Defapress juga menyebutkan bahwa akan ada proses penguburan tiga anggota milisi Syiah asal Afghanistan yang dikenal dengan Brigade Fatimiyyun. Mereka adalah Ridha Sulthani, Mirzajan Husaini, dan Nasir Khalili. Menurut sumber, mereka akan dikuburkan di kota Kerman sebuah kota di pusat Iran dan Masyhad di Iran Timur.

Korban tewas dari Garda Revolusi, Pasukan Khusus Quds, serta milisi Afghanistan dan Pakistan yang bergabung dalam kelompok Fatimiyyun dan Zainabiyyun semakin meningkat. Mereka bertempur di Suriah bersama tentara rezim Basyar Assad di Aleppo. Nama-nama kematian yang diumumkan di media tidak lebih dari 1% saja dari kenyataan di lapangan, menurut kelompok Ahrar Syam, salah satu kelompok oposisi terkuat di Aleppo. (kiblat)

0 comments: