Breaking News
Loading...

Milisi Syiah setelah berhasil membebaskan kota Shaqlawiyah yang bersebelahan dengan Fallujah beberapa waktu lalu. [foto: Anadolu Agency]
Syiahindonesia.com - Masyarakat lokal prihatin dengan keberadaan milisi Syiah di kota Arab Sunni Fallujah sejak kota tersebut diambil alih dari ISIS. Pasalnya, sejumlah masjid agung Sunni banyak yang dibongkar dalam beberapa hari terakhir, banyak pula yang terbakar habis.

Dewan Provinsi Anbar menegaskan hal itu, dan mendesak kementerian pertahanan untuk mengidentifikasi pelaku yang berada di belakangnya. Para penduduk setempat melihat bahwa milisi Syiah sebagai pelaku. Meskipun begitu, para pejabat milisi membantah, mereka bersikeras kehancuran tiba-tiba begitu banyak masjid tidak ada hubungannya dengan mereka.

Milisi Syiah sendiri banyak berpartisipasi dalam perang Fallujah. Dalam hal ini, milisi Syiah telah menculik, menyiksa, menjarah, dan membakar setelah Fallujah dikuasai. Dalam hal ini, milisi Syiah menyelisihi perjanjian bahwa milisi hanya berkutat di batas-batas Fallujah untuk menghalau kelompok ISIS melarikan diri. Pada kenyataannya, milisi telah masuk dan melakukan pengrusakan di dalam kota Fallujah.

Pemerintah Irak sendiri sangat bergantung pada milisi. Dengan demikian pemerintah Irak cenderung memberi mereka “tempat tidur” yang cukup luas untuk berbuat semaunya. (kiblat)

0 comments: