Breaking News
Loading...

Foto by: antiliberalnews
Syiahindonesia.com - Mohsen Rezaei, politikus yang juga menjabat sekretaris dewan kebijakan Iran mengklaim bahwa Arab Saudi telah mengirim dua sel kelompok teroris, yang dipimpin oleh konsulatnya di kota Erbil, Irak utara ke wilayah Kurdistan Iran.

Menurut laporan media Iran, Fars dua kelompok itu berhasil ditangani oleh pemerintah Iran, lansir Kiblat.

Di tempat terpisah, Kementerian Keamanan Iran pada hari Senin kemarin juga mengklaim telah menggagalkan sejumlah rencana pemboman yang akan dilakukan di Teheran dan kota-kota lainnya. Kementerian mengatakan bahwa hal itu adalah bagian dari “skema besar militan Sunni Islam.

“Kelompok teroris Takfiri yang anti-Islam, berencana untuk melaksanakan serangkaian pemboman di beberapa tempat di negara dalam beberapa hari mendatang. Namun teroris berhasil ditangkap dengan sejumlah bom dan bahan peledak,” kata Kementerian yang dimuat kantor berita IRNA tanpa menunjukkan bukti gambar.

Ketegangan antara Arab Saudi dan Iran sendiri masih terjadi seiring eksekusi tokoh Iran di Saudi, Nimr an-Nimr. Pasca eksekusi, kantor kedutaan Iran di Saudi dirusak pengunjuk massa, sehingga Riyadh memutus hubungan dengan Teheran. (antiliberalnews)

0 comments: