Breaking News
Loading...

GUBERNUR Bank Lebanon
Syiahindonesia.com - Gubernur Bank Lebanon mengatakan seratus rekening bank yang terkait dengan anggota Syiah Hizbullah dan anggota legislatif telah ditutup menyusul ancaman sanksi AS terhadap bank atau lembaga keuangan yang melakukan bisnis dengan gerakan Syiah berbasis di Beirut itu.

Berbicara dalam sebuah wawancara eksklusif dengan jaringan televisi berita bisnis satelit CNBC, Riad Salameh menyatakan bahwa Syiah Hizbullah mengecam keras adanya tekanan AS kepada Beirut yang menargetkan keuangan kelompok.

“Kami telah mengambil langkah-langkah untuk menerapkan hukum, dan kami telah meletakkan infrastruktur yang diperlukan. Hal-hal yang sekarang terjadi kami akan menunggu dan melihat. Apapun yang terjadi kepentingan Lebanon adalah prioritas bagi kami,” katanya, meyakinkan bahwa akses perbankan masyarakat Syiah Lebanon akan dijamin.

Salameh lebih lanjut mencatat bahwa pengiriman uang merupakan salah satu bagian dari ekonomi Lebanon, yang mewakili bagian penting dari produk domestik bruto negara (PDB).

“Lebanon adalah sebuah negara kecil dan ekonomi dari Lebanon tergantung pada orang Lebanon sendiri. Lebanon tidak tergantung pada sumber daya alam atau ekspor. Kami memiliki sektor industri yang baik,” tandas Salameh.(fq/islampos)

0 comments: