Breaking News
Loading...

Pengungsi suku Sunni dari Fallujah
Syiahindonesia.com - Setelah dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia terhadap para warga Sunni yang melarikan diri, kini milisi Syiah juga dilaporkan telah menyiksa ratusan warga Fallujah.

Dua orang sumber di Saqlawiya menuturkan dengan syarat anonim bahwa milisi Hashd al-Shaabi telah menyiksa ratusan warga sipil dari Saqlawiya dan al-Karma. Lima mayat telah ditemukan, tetapi 200 hingga 300 warga sipil yang telah diculik oleh milisi Syiah, nasib mereka juga belum diketahui.

Sheikh Raad Salman, tokoh suku Sunni Dulaim di Anbar, menyatakan bahwa milisi Syiah Hashd al-Shaabi telah mengubur hidup-hidup ratusan warga Sunni dan menyiksa ratusan orang lainnya.

“Angkatan Mobilisasi Populer (PMF) yang di dalanya termasuk milisi Hashd al-Shaabi telah mengubur hidup-hidup 300 warga sipil dan 700 lainnya telah disiksa,” katanya kepada The Daily Beast pada Kamis (09/06).

Sementara itu, Hamid Mutlag, seorang anggota parlemen Sunni, membeberkan bahwa “lebih dari 800 warga di sebuah desa di Saqlawiya telah ditangkap oleh milisi Hashd al-Shaabi dan ada orang lain yang telah dibunuh dan disiksa”.

Milisi Syiah yang didukung pemerintah Iran ini menuding ratusan warga sipil itu bersekongkol dengan pasukan ISIS di Fallujah.

Tercatat, milisi Syiah melakukan operasinya di Saqlawiya dan al-Karma bersama dengan milisi Syiah lainnya termasuk Kataib Hizbullah, Organisasi Badr dan Asaib Ahlul Haq.

Walau begitu, tetap saja sejumlah milisi Syiah tersebut berada di bawah arahan dan dukungan Komandan Garda Revolusi Iran untuk melakukan pembunuhan terhadap warga Sunni.

Seorang anggota partai Islam di Fallujah, Walid Muhammedi juga membeberkan bahwa milisi Syiah itu telah membantai warga sipil dengan menggunakan seragam pasukan pemerintah.

“Milisi Hashd al-Shaabi telah memakai seragam pasukan pemerintah Iraq dan membunuh warga sipil ari Fallujah dan Saqlawiya,” tegasnya.

Selain itu, Kepala Polisi Federal di Fallujah Brigadir Jenderal Raid Shakir yang sebelumnya kepala Polisi Federal di kota Wasit, Iraq selatan juga memiliki hubungan dekat dengan dua komandan senior pasukan PMF (al-Muhandis dan pemimpin Organisasi Badr, Hadi al-Amiri). (kiblat)

0 comments: