Breaking News
Loading...

Ustadz Farid Ahmad Okbah
Syiahindonesia.com - Pengasuh Pondok Pesantren Al-Islam Bekasi, Ustaz Farid Ahmad Okbah mengatakan bahwa umat Islam di Indonesia harus memiliki lembaga pendidikan khusus tentang kelompok Syiah. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Dauroh Syar'iyyah yang diadakan oleh Majlis Fatwa dan Pusat Kajian Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) di Hotel Balairung, Jakarta, Rabu (4/5/2016).

"Harusnya umat Islam di Indonesia mempunyai lembaga pendidikan khusus anti Syiah, minimal satu tahun diajarkan di sana ajaran Syiah dari A sampai Z," ujarnya.

Dauroh dengan tema "Naqdhu 'Aqa'id As-Syi'ah Al-Imamiyah" (bantahan terhadap akidah-akidah Syiah Imamiyah) akan berlangsung selama tiga hari (4,5 dan 6 Mei 2016). Sebagai pemateri tunggal, Syaikh 'Ali bin Abdullah Al-'Ammary dikenal pengetahuannya yang dalam tentang Syiah, disamping itu beliau juga memiliki banyak pengalaman lapangan dengan Syiah.

Karenanya, Ustaz Farid mengatakan, mengundang beliau untuk membekali para dai Muslim mengenai kesesatan dan bahaya ajaran Syiah adalah sebuah keputusan yang tepat.

"Syiah di Indonesia bergerak sangat rahasia sekali. Alhamdulillah, pergerakan mereka di kota mendapatkan banyak perlawanan, namun di desa belum banyak dai yang membentengi ummat dari bahaya ajaran Syiah ini," terangnya.

Dauroh Syar'iyyah tentang Syiah dengan skala nasional merupakan sebuah usaha besar menjaga akidah Islam kaum Muslimin di Indonesia, harapannya juga memberikan hasil yang maksimal bagi dakwah Islam menjaga akidah ummat dari bahaya Syiah, khusunya di daerah perdesaan yang rawan lalai dari pengamatan.

Dijelaskan Ustaz Farid, pergerakan Syiah di seluruh negara dunia ini dibiayai oleh negara Syiah, tentu saja Iran. Dan juga, pergerakan Syiah biasanya dikomandoi oleh marja', kerja sama dalam berbagai macam bentuknya. Birokrasi, dana, pendidikan dan lain sebagainya. Hal itu berbeda dengan pergerakan ulama Islam yang teguh memegang akidah yang benar, mereka berjuang tanpa dibiayai, bahkan pemerintah pun tidak banyak mendukung pergerakan mereka.

Akan tetapi, alhamdulillah sampai saat ini masyarakat Muslim di Indonesia masih banyak yang menolak ajaran Syiah ini dengan berbagai macam bentuknya.

"Saya yakin betul, Syiah ini tak ubahnya kelelawar, yang bergerak dalam kegelapan," tegas Ustaz Farid yang dikenal sebagai ulama yang mengerti peta pergerakan Syiah di Indonesia ini.

Dan seharusnya tidak mungkin, seorang Muslim yang mengetahui bahwa Islam ibarat cahaya yang begitu terang bisa dibutakan oleh kegelapan ajaran Syiah, tandasnya. (suara-islam)

0 comments: