Breaking News
Loading...

KH. Moh Hasan
Syiahindonesia.com - Warga Nahdlatul Ulama Bondowoso menyatakan menolak peringatan Milad Fatimah yang akan diadakan pengikut ajaran Syiah di Bondowoso pada tanggal 4-6 April mendatang.

Juru bicara Forum Komunikasi Ulama Sunni (FOKUS) Bondowoso KH. Moch Hasan Abdul Muiz mengatakan, penolakan terhadap peringatan acara syiah Milad Fatimah dilakukan setiap tahunnya. Namun, aksi penolakan warga NU kali ini lebih kompak dari sebelumnya.

Menurut pengasuh Pondok Pesantren Al Maliki, Koncer, Bondowoso itu, kekompakan warga NU dalam penolakan Milad Fatimah tahun ini disebabkan karena dalam acara tersebut akan dihadiari oleh tokoh-tokoh Syiah kerap menyingung Nahdliyin.

“Kita tegas menolak, tidak ada milad Fatimah. Kita sudah sampaikan ke Bupati atas penolakan ini,” tegas Kyai Hasan kepada Jurnalislam, Sabtu (2/4/2016)

Selain melalui Bupati, FOKUS juga menyampaikan penolakannya kepada Kapolres Bondowoso dan Komandan Kodim 0822, Bondowoso serta beberapa instansi terkait lainnya.

Kyai Hasan menambahkan, rencananya, pada tanggal 3 April atau sebelum peringatan Milad Fatimah, warga NU dan ormas Islam se-Bondowoso akan melakukan long march untuk menyerukan penolakan peringatan Milad Fatimah yang akan dilangsungkan di kampung Arab Bondowoso.

Bahkan, Ketua GP Ansor Bondowoso, Ustadz Muzammil menegaskan penolaknanya terhadap acara tersebut sebab Milad Fatimiyah tidak pernah ada dalam agama Islam.

“Kami dengan tegas akan menolak kegiatan itu. Akan kami lindungi warga NU dari ajaran Syi’ah,” tegasnya sebagaimana dilansir nugarislurus.com. (jurnalislam.com)

0 comments: