Breaking News
Loading...

Foto by: antiliberanews
Syiahindonesia.com - Suriah, Yaman, dan Iraq hanyalah ujung kecil dari gunung masalah: yaitu ketika penganut Syiah di negeri-negeri itu –didukung penuh oleh rezim Syiah Iran– melakukan gerakan kekerasan bersenjata dan pemaksaan-pemaksaan politik atas kaum Muslimin.

“Yang lebih berbahaya lagi, mereka kemudian menyiarkan seruan ‘persatuan Sunni-Syiah’ seolah-olah kaum Muslimin sedang dipecah-belah dalam urusan dengan Syiah, padahal inisiatif kekerasan dan instabilitas keamanan berasal dari mereka.”

Demikian kesimpulan yang diberikan Syeikh Usamah Abdul Karim Ar-Rifa’i, 72 tahun, Ketua Majelis Islami Suriah saat menerima kunjungan Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah awal Maret lalu sebagaimana dikutip laman hidayatullah.or.id.

Majelis Islami Suriah beranggotakan pemimpin-pemimpin organisasi masyarakat, keulamaan, pedagang, Muslimah, politisi dan pemuda Suriah yang berusaha menghentikan kezhaliman rezim minoritas Nusairiyah-Alawiyah (Syiah). Rezim ini sudah berkuasa di Suriah selama 40 tahun dan dalam 5 tahun terakhir dipertahankan dengan kejam oleh Bashar Assad.

“Lambat atau cepat Assad akan jatuh. In syaa Allah. Tapi dia hanya alat, hanya pion dari pemain-pemain besar seperti Rusia, Iran, dan Amerika Serikat untuk mencegah bangkitnya kaum Muslimin yang tak mau diperbudak oleh agenda mereka,” tegas Syeikh Usamah yang juga Ketua Umum Rabithah Ulama Syam.

Kepada rombongan DPP Hidayatullah yang dipimpin Ketua Umum Nashirul Haq, Syeikh Usamah berpesan untuk terus menggelorakan da’wah Islam yang sudah ditekuni Hidayatullah, agar setiap rumah tangga Muslim Indonesia memiliki aqidah, fikrah dan amal Islam yang kokoh.

“Hal-hal sejenis Syiah hanya bisa memperdaya umat Islam saat mereka lemah akal dan imannya,” tutur Syeikh Usamah, sembari mengingatkan bahwa umat Islam Indonesia yang jumlahnya besar sedang berusaha dilemahkan oleh banyak pihak yang tidak ingin Islam tampil kuat dan berwibawa menjadi Rahmat bagi Seluruh Alam.

Ketua Umum DPP Hidayatullah Nashirul Haq menyampaikan salam dari umat Islam Indonesia dan para ulama serta da’i Hidayatullah. (antiliberalnews.com)

0 comments: