Breaking News
Loading...

Illustrasi; milisi Syiah bantai warga Suriah
Syiahindonesia.com - Organisasi HAM internasional, Human Rights Watch (HRW), kembali menurunkan laporan kejahatan milisi Syiah di Iraq terhadap warga Sunni. HRW menegaskan terjadi penculikan, pembunuhan dan pengusiran di kota Miqdadiyah, Provinsi Diyala.

Dalam laporannya yang dirilis baru-baru ini dan dinukil Al-Jazeera, Ahad (31/01), organisasi yang bermarkas di AS itu menegaskan bahwa milisi Syiah yang didanai dan diakui pemerintah itu menculik dan membunuhi puluhan warga Sunni di Miqdadiyah. Menurut HRW, pembantaian ini dilakukan sebagai pembalasan atas serangan ISIS di kota tersebut beberapa waktu sebelumnya.

Milisi-milisi Syiah itu berasal dari faksi Faliq Badar dan Ashaib Ahlu Al-Haq. Selain membunuh dan menangkap, mereka menghancurkan rumah-rumah warga Sunni.

HRW menegaskan, pembantaian yang terjadi di Miqdadiyah hampir sama dengan pembantaian yang pernah terjadi di kota Tuz Khurmatu. Terjadi pembantaian dan pembersihan etnis Sunni dari kota tersebut.

Di saat bersamaan, anggota koalisi nasional HAM Iraq Husain Zubaidi mengutarakan bahwa laporan HRW ini seharusnya menjadi panggilan bagi internasional untuk segera menghentikan pembantaian sektarian di Iraq. Orang-orang yang terlibat diharapkan bisa dihadapkan ke pengadilan.

Zubaidi menunjukkan, kejahatan yang dilakukan milisi Syiah sama seperti kejahatan yang dilakukan ISIS. Banyak pihak yang melihat bahaya yang ditimbulkan milisi yang diakui pemerintah itu.

Sebagaimana diberitakan, warga Sunni di Miqdadiyah dalam kondisi memprihatinkan dalam beberapa bulan terakhir. Mereka hanya memilik dua piliha: mati atau mengungsi. Milisi Syiah yang tergabung dalam Al-Hasd Al-Syakbi mengepung dan memblokade kampung mereka. (kiblat.net)

0 comments: