Breaking News
Loading...

Foto by: Jurnalislam,com
Syiahindonesia.com - Rais Syuriah PCNU Kota Probolinggo, KH Nizar Irsyad mengajak ulama-ulama NU untuk lebih berani menegaskan bahwa Syiah bukan Islam. Menurutnya, saat ini umat Islam jangan hanya mengawasi pergerakan Syiah saja tapi harus ada ketegasan sikap.

”Mari kita lebih berani lagi, bukan mengawasi penyimpangan Syiah, tapi mari kita berani menegaskan bahwa Syiah bukan agama Islam. Dia itu agama tersendiri mirip agama Ahmadiyah,” tegasnya.

Ditemui di rumahnya, Kelurahan Kademangan Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Senin (28/12/15), Kyai Nizar juga mengungkapkan bahwa Syiah di kota Probolinggo mulai menggeliat.

“Ini di Probolinggo mulai berkembang tapi secara pelan-pelan. Mereka sulit dijangkau karena metode dakwah Syiah ini taqiyah. Taqiyah itu adalah nyamar, kalau bahasa lainnya adalah bunglon,” jelasnya.

Selain taqiyah, menurut Kyai Nizar, berkembangnya Syiah juga disebabkan karena mereka mengaku sebagai Ahlul Bait (keluarga Nabi).

“Kenapa dakwah mereka bekembang karena dakwah meraka mengaku-ngaku Ahlu bait, keluarga Rasulullah SAW, pejuang dan penegak, pejuang Ahlu Baid jadi orang awam banyak yang terjebak terpikat itu,” kata ketua MUI Kota Probolinggo itu.

Padahal, lanjutnya, pada kenyataannya mereka jauh dari apa diajarkan oleh Rasulullah Saw. “Mana ada orang Ahlu Bait memberi ajaran seperti itu (taqiyag-red). Bohong!” tegasnya.

Oleh sebab itu, Kyai Nizar akan melakukan konsolidasi dengan ormas-ormas Islam untuk menghadang penyebaran Syiah di Probolinggo.

”Kami dari pihak MUI akan melakukan konsolidasi, bukan dari NU saja yang memerangi Syiah. Tapi ormas-ormas lain yang punya kesamaan persepsi untuk membangun kekuatan bagaimana kita mencegah penyebaran kesesatan Syiah ini agar umat Islam semuanya tidak mudah terpancing, terjebak atas ajakan kejahatan Syiah,” pungkasnya. (jurnalislam.com)

0 comments: