Breaking News
Loading...

Jalaludin Rahmat, petinggi Syiah Itsna 'Asyariyah di Indonesia
Syiahindonesia.com - Sudah jadi rahasia umum bahwa Agama Syiah adalah agama pencaci maki para sahabat Rasul SAW.

Sedetan cacian baik melalui mulut maupun buku-buku mereka telah dilontarkan kepada para Sahabat Nabi. Dan diantara Sahabat yang gemar dicaci Syiah adalah Sahabat Nabi bernama Muawiyah RA. Alasannya tentu karena mereka menganggap Muawiyah telah merebut hak Ahlul Bait dalam Kekhilafahan.

Satu diantara bentuk pelecehan terhadap Muawiyah RA adalah yang disebutkan dalam buku karangan mereka berjudul Husain Syahid terbitan Al-Huda.

Dalam buku itu Syiah mencela Muawiyah RA dengan sebutan pemakan harta riba.

Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Muawiyah masih memakan riba. Abu Darda' mengingatkannya ketika dia menukar bejana emas dengan yang lebh berat. Abu Darda' menegaskan kembali kepada Muawiyah bahwa Nabi telah melarang hal itu dan mengharuskan kesamaan dalam nilai dan beratnya (mitslan bi mitslin). Namun Muawiyah menjawab,"Menurtuknu tidak masalah." Abu Darda' pun mengeluh dengan berkata. "Alasan apa lagi yang harus aku sampaikan kepadanya. Ketika akku sampaikan ketetapan Rasulullah saw kepadanya, dia malah menyampaiakn pandangannya sendiri? Semoga Allah tidak menjadikanku tinggal satu kota denganmu! Abu Darda' akhirnya melaporkan hal itu kepada Khalifah Umar. Maka Umar pun menul;is surat kepadanya agar tidak melakukan praktik semacam itu." kutip buku Husain Syahid halaman 87.

Demikian satu diantara pelecehan Syiah terhadap para sahabat Nabi saw. Semoga Allah melindungi kita dari segala kejahatan dan tipu daya Syiah. (nisyi/syiahindonesia.com)

0 comments: