Breaking News
Loading...

Aksi brutal kelompok Syiah terhadap kedubes Saudi di Iran
Syiahindonesia.com - Sebuah pertikaian diplomatik antara Arab Saudi dan Iran meningkat pascaeksekusi mati seorang tokoh Syiah Nimr Baqr al-Nimr di Saudi lantaran telah melakukan terorisme, Sabtu (2/1/2015).

Dilansir Daily Sabah, Sabtu (2/1/2016), Konsulat Saudi di Masyhad, Iran, dibakar para penganut Syiah yang melakukan protes atas eksekusi Saudi terhadap tokoh Syiah.

Arab Saudi langsung memanggil duta besar Iran di Riyadh. Kerajaan Saudi menuduh Iran "tak tahu malu" mensponsori teror dan merusak stabilitas regional.

"Rezim Iran adalah rezim terakhir di dunia yang bisa menuduh orang lain mendukung terorisme, mengingat bahwa (Iran) adalah sebuah negara yang mensponsori teror, dan dikutuk oleh PBB dan banyak negara," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Saudi dalam pernyataan yang dirilis kantor berita resmi Arab Saudi SPA, lansir kaltim.tribunnews.com, 3/1/2016.

"Rezim Iran tidak memiliki rasa malu koar-koar tentang masalah-masalah hak asasi manusia, padahal Iran telah melakukan eksekusi mati ratusan warga Iran tahun lalu tanpa dasar hukum yang jelas," kata pernyataan itu.

Bukan hanya konsulat Saudi di Masyhad yang dibakar, sebuah gambar beredar di media sosial hari Minggu dini hari menunjukkan demonstran Iran membobol kedutaan besar Arab Saudi di Teheran dan mulai terjadi kebakaran. (nisyi/syiahindonesia.com)

0 comments: