Breaking News
Loading...

Kedutaan Besar Saudi di Teheran dibakar dan diserang massa. | (Reuters)
Syiahindonesia.com - Negara-negara Teluk atau Gulf Cooperation Council (GCC) mengumumkan bahwa mereka akan menggelar rapat luar biasa di Riyadh pada hari Sabtu nanti. Rapat luar biasa itu khusus untuk membahas imbas pembakaran dan penyerangan gedung Kedutaan Besar (Kedubes) dan Konsulat Saudi di Iran yang memicu ketegangan kedua negara.

Ketegangan Saudi dan Iran dikhawatirkan bisa memicu konflik panjang yang terjadi di Suriah, di mana Saudi dan koalisi Teluk-nya  mendukung kelompok mujahidin yang ingin menggulingkan rezim Presiden Suriah Bashar Al-Assad. Sedangkan Iran mendukung rezim Syiah Nushairiyah, Basar Assad.

Pembakaran dan penyerangan kantor diplomatik Saudi di Iran oleh massa dipicu eksekusi terhadap ulama Syiah Nimr Baqir Al-Nimr lantaran terlibat aksi terorisme. Dia dieksekusi bersama 46 orang lainnya pada Sabtu lalu, lansir internastional.sindonews.com, (6/1/2016)

Kerajaan Arab Saudi menanggapi pembakaran dan penyerangan kantor diplomatiknya di Iran itu dengan memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran. Langkah Saudi diikuti beberapa Negara seperti Bahrain dan Sudan. Uni Emirat Arab juga memangkas jumlah diplomatnya di Iran. (nisyi/syiahindonesia.com)

0 comments: